Nusron Wahid Ajak Kepala Daerah Pahami Filosofi Pertanahan Demi Tata Kelola Tanah Berkeadilan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 07:51 WIB

40187 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, SUMSEL – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan pentingnya memahami filosofi dasar pertanahan agar pengelolaan tanah di Indonesia berjalan sinergis dan berkeadilan.

Hal ini ia sampaikan di hadapan para bupati dan wali kota se-Sumatra Selatan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pertanahan, yang berlangsung pada Kamis (9/10/2025) di Kota Palembang.

Dalam kesempatan itu, Menteri Nusron menekankan bahwa pemahaman menyeluruh terhadap filosofi pertanahan menjadi kunci agar kebijakan pemerintah pusat dan daerah sejalan.

“Saya ingin menyampaikan dulu tentang paradigma pertanahan. Filosofinya dulu, supaya kita nyambung. Tugas kita sebagai pemerintah adalah memastikan empat hal utama dalam filosofi pertanahan,” ujar Nusron di hadapan peserta Rakor.

Menteri Nusron menjelaskan, filosofi pertanahan terdiri atas empat pilar utama, yakni land tenure, land value, land use, dan land development.

Pertama, land tenure berkaitan dengan keabsahan dan legalisasi tanah. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab terhadap keabsahan tanah tidak hanya berada di pundak ATR/BPN, tetapi juga menjadi peran bersama pemerintah daerah hingga tingkat desa.

“BPN tidak mungkin menerbitkan sertipikat tanpa surat hukum dari kepala desa dan camat. Jadi kalau muncul masalah, hulunya justru di tingkat desa dan kecamatan,” tegasnya.

Kedua, land value atau nilai tanah, berkaitan dengan keseimbangan antara Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan Zona Nilai Tanah (ZNT). Nusron menilai, pengaturan nilai tanah harus dilakukan secara proporsional agar tidak menimbulkan gejolak sosial di masyarakat.

Selanjutnya, pilar ketiga, land use, membahas pemanfaatan tanah yang sesuai dengan peruntukan dalam kebijakan tata ruang. Sementara itu, pilar keempat, land development, menitikberatkan pada arah pengembangan tanah di masa depan, baik untuk sektor pariwisata, infrastruktur, maupun kebutuhan strategis nasional.

“Keempat pilar ini merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Filosofinya harus nyambung dari hulu sampai hilir,” kata Menteri Nusron.

Menteri Nusron berharap, pemahaman yang sama terhadap empat pilar tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan pertanahan.

Ia menekankan, keselarasan paradigma menjadi langkah penting untuk mencegah tumpang tindih kebijakan dan mempercepat pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.

“Dengan pemahaman yang sama, pengelolaan pertanahan di daerah bisa lebih terpadu dan berkeadilan. Kita ingin kebijakan dari pusat hingga daerah berjalan seirama,” ujarnya menutup sambutan.

Dalam Rakor tersebut, Menteri Nusron Wahid didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol ATR/BPN, Harison Mocodompis, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatra Selatan, Asnawati, bersama jajaran.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Sumatra Selatan, serta para bupati dan wali kota se-Sumatra Selatan, yang berkomitmen memperkuat kerja sama lintas sektor dalam penanganan isu pertanahan.

 

Source : ATRBPN    Editor : Redaksi ATAPKOTA

 

 

 

Berita Terkait

Ribuan Warga Bengkulu Salat Iduladha di Masjid Raya Baitul Izzah, Kurban Capai 12.199 Ekor
Wesly Silalahi Lepas Ribuan Peserta Pawai Takbir Iduladha 1447 H di Pematangsiantar
Warga Jalan Viyatayudha Pematangsiantar Sembelih 4 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
Rico Waas Buka Festival Bedug Gema Takbir di Belawan, Ajak Warga Hapus Stigma Negatif
Inspektorat Bengkulu Tengah Pelajari Laporan Dugaan Investasi Muntahan Paus dan Kayu Gaharu
Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis
“Bienvenue Presiden Prabowo”, WNI dan Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kepala Negara di Paris
Gubernur Bobby Nasution Minta TVRI Sumut Aktif Angkat Budaya dan Pariwisata Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:47 WIB

Wesly Silalahi Lepas Ribuan Peserta Pawai Takbir Iduladha 1447 H di Pematangsiantar

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:41 WIB

Warga Jalan Viyatayudha Pematangsiantar Sembelih 4 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:35 WIB

Rico Waas Buka Festival Bedug Gema Takbir di Belawan, Ajak Warga Hapus Stigma Negatif

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:10 WIB

Inspektorat Bengkulu Tengah Pelajari Laporan Dugaan Investasi Muntahan Paus dan Kayu Gaharu

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:46 WIB

“Bienvenue Presiden Prabowo”, WNI dan Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kepala Negara di Paris

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:55 WIB

Gubernur Bobby Nasution Minta TVRI Sumut Aktif Angkat Budaya dan Pariwisata Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:33 WIB

Pemkab Asahan Gelar Pawai Takbiran dan Buka Puasa Bersama Sambut Iduladha 1447 Hijriah

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:27 WIB

Jelang Iduladha, Dinas Peternakan Asahan Turunkan Tim Periksa Hewan Kurban di 25 Kecamatan

Berita Terbaru