ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., bertemu dengan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si., di Jakarta, Rabu (7/5/2025). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Al-Farlaky menyampaikan usulan terkait kebutuhan sarana dan prasarana pemadam kebakaran untuk Kabupaten Aceh Timur.
Bupati Al-Farlaky menjelaskan bahwa Aceh Timur memiliki tantangan tersendiri dalam hal pelayanan penanggulangan kebakaran karena wilayahnya yang luas dan jumlah gampong (desa) yang banyak.
“Sejauh ini, ketersediaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran di Aceh Timur masih sangat terbatas,” jelas Bupati.
Al-Farlaky menceritakan bahwa beberapa kejadian kebakaran di Aceh Timur tidak tertangani cepat karena keterbatasan armada dan akses petugas dari pos pemadam ke lokasi relatif jauh.
“Petugas harus datang dari Perlak dan Birem Bayeun, dan itu sangat jauh,” cetus Al-Farlaky.
Al-Farlaky mengusulkan agar pemerintah pusat dapat memberikan perhatian dan dukungan nyata dalam bentuk bantuan sarana dan prasarana pemadam kebakaran.
“Dengan dukungan dari pemerintah pusat, diharapkan kapasitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan perangkat teknis terkait dapat ditingkatkan secara optimal,” harap Al-Farlaky.
Al-Farlaky menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana yang cepat, tanggap, dan merata.
“Melalui permohonan ini, kami berharap agar pemerintah pusat dapat memberikan perhatian dan dukungan nyata dalam bentuk bantuan sarana dan prasarana,” pungkas Bupati Al-Farlaky.(*)


































