ATAPKOTA.COM, AMBON – Dalam beberapa kesempatan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pasar rakyat sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional. Dari pasar inilah hasil bumi dan laut mengalir ke dapur rumah tangga dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
Sejalan dengan arahan tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau dua pasar utama di Kota Ambon, yakni Pasar Mardika dan Pasar Ikan Arumbai, pada Selasa (14/10/2025).
Pasar Mardika dikenal luas sebagai “dapur rakyat Ambon”, tempat masyarakat memenuhi kebutuhan pokok mulai dari ikan segar, sayur-mayur, hingga rempah-rempah khas Maluku.
Sementara Pasar Ikan Arumbai menjadi pusat aktivitas ekonomi bahari, menghubungkan hasil tangkapan nelayan dengan masyarakat kota.
Suasana hidup dan dinamis di kedua pasar tersebut, mulai dari hiruk-pikuk tawar-menawar hingga aktivitas di tepi Teluk Ambon, menjadi bukti bahwa pasar bukan sekadar tempat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang sosial yang memperkuat kebersamaan warga.
Kehadiran Wapres disambut antusias oleh para pedagang dan pengunjung pasar. Banyak warga yang tampak gembira bisa melihat langsung sosok Wakil Kepala Negara yang selama ini hanya mereka saksikan melalui layar televisi.
“Yang penting kan sudah lihat langsung. Biasanya cuma di televisi, sekarang bisa lihat orangnya sendiri,” ujar Yona, salah satu pengunjung pasar, sambil tersenyum bahagia.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran menegaskan bahwa pembangunan dan revitalisasi pasar rakyat tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur fisik.
Pemerintah juga harus memastikan keberlangsungan usaha pedagang kecil agar mereka tetap bisa mencari nafkah dengan layak.
Selain itu, pasar rakyat juga perlu dikelola agar menjadi tempat yang nyaman, bersih, dan aman bagi pembeli.
Dengan begitu, pasar tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan, tetapi juga sebagai sumber kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat.
“Pasar rakyat seperti Mardika dan Arumbai harus terus menjadi denyut ekonomi masyarakat Ambon. Di sinilah nilai-nilai gotong royong, solidaritas, dan kemandirian tumbuh bersama,” ujar Wapres dalam keterangannya.
Melalui kunjungan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa semangat membangun ekonomi kerakyatan dan kemandirian pangan nasional benar-benar terwujud dari tingkat paling dasar dari pasar rakyat, nelayan, hingga petani di seluruh pelosok Indonesia. (RAP)
































