ATAPKOTA.COM, KARO -Tim Detasemen Intelijen Kodam I/BB (Deninteldam I/BB) bersama Unit Intel Kodim 0205/TK menemukan ladang ganja di kawasan Hutan Sibuatan, Desa Pancur Batu, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Penemuan tersebut berawal dari laporan warga yang mencurigai adanya tanaman ganja di dalam hutan. Informasi itu segera diteruskan kepada Babinsa Koramil 02/TP Kodim 0205/TK. Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan Deninteldam I/BB yang dipimpin Letda Kav Siswandi bersama unsur Unit Intel Kodim, Staf Intel Kodim, Provost, Babinsa, serta masyarakat setempat langsung bergerak menuju lokasi.
Sekitar pukul 11.45 WIB, tim tiba di kawasan hutan dan menemukan ladang ganja seluas sekitar satu rante (20×20 meter) berisi sekitar 400 batang pohon ganja setinggi tiga meter. Tanaman tersebut tumbuh subur di perbukitan terpencil, sekitar dua kilometer dari permukiman warga.
“Setelah memastikan laporan warga, kami melakukan penyelidikan di lokasi dan menemukan ratusan batang ganja siap panen,” ungkap Letda Kav Siswandi, pimpinan tim Deninteldam I/BB.
Tim kemudian melakukan pendataan, dokumentasi, dan koordinasi dengan aparat desa untuk menelusuri asal-usul tanaman terlarang itu. Kepala Desa Pancur Batu, Sahe Munte (48), membenarkan bahwa wilayahnya sudah beberapa kali menjadi lokasi penemuan ladang ganja sepanjang tahun 2025.
“Pada Juli lalu, warga menemukan sekitar 200 batang ganja di hutan Sipambuatan. Bulan Agustus, kembali ditemukan 400 batang di lokasi lain. Semua sudah kami laporkan dan dimusnahkan bersama Polsek Tigapanah,” jelas Sahe Munte.
Hingga sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB, tim Deninteldam I/BB bersama aparat Kodim dan warga masih melakukan penyisiran di sekitar area untuk memastikan tidak ada ladang lain di wilayah tersebut.
Rencananya, pemusnahan ladang ganja akan dilakukan pada Sabtu (25/10/2025) dan dipimpin langsung oleh Dandim 0205/TK, dengan melibatkan unsur Deninteldam I/BB, Polsek Tigapanah, serta Pemerintah Desa Pancur Batu.
Tindakan cepat ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pemberantasan narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kodam I/Bukit Barisan. Langkah tegas ini sekaligus menegaskan bahwa aparat tidak memberi ruang bagi kejahatan narkotika yang merusak generasi bangsa. (Larsen/red)
































