Presiden Prabowo di KTT APEC 2025: Bangun Kembali Kepercayaan Asia Pasifik di Tengah Ketegangan Global

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 14:37 WIB

40123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2025 di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Republik Korea, pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2025 di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Republik Korea, pada Jumat, 31 Oktober 2025.

ATAPKOTA.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyerukan agar kawasan Asia Pasifik kembali membangun rasa saling percaya dan memperkuat kerja sama konkret di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Seruan tersebut disampaikan dalam sambutan Presiden pada sesi pertama APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Republik Korea, Jumat, 31 Oktober 2025.

Mengusung tema “Towards a More Connected, Resilient Region and Beyond,” forum ini menjadi wadah bagi para pemimpin APEC memperkuat komitmen terhadap pertumbuhan yang inklusif, terbuka, dan berkeadilan. Presiden Prabowo menegaskan, meningkatnya kecurigaan dan ketegangan global tidak boleh memecah solidaritas kawasan.

“Kita bertemu di tengah ketidakpastian global. Ketegangan dan ketidakpercayaan membahayakan stabilitas ekonomi dunia. Namun, Asia Pasifik tidak boleh menerima perpecahan sebagai takdirnya. Kita harus membangun kembali kepercayaan di antara kita,” tegas Presiden Prabowo.

Ia menilai APEC sejak awal berdiri atas semangat pertumbuhan ekonomi inklusif dan kerja sama multilateral. Karena itu, Prabowo menekankan pentingnya memperbarui komitmen terhadap sistem perdagangan terbuka dan adil berbasis aturan internasional.

“Sudah saatnya kita memperkuat kerja sama ekonomi yang terbuka, adil, dan inklusif. Indonesia berkomitmen pada sistem perdagangan berbasis aturan dengan WTO sebagai inti,” ujarnya.

Presiden menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi eksklusif hanya akan memperlebar jurang perpecahan dan menciptakan instabilitas. “Pertumbuhan yang eksklusif adalah pertumbuhan yang memecah belah. Oleh karena itu, inklusivitas harus menjadi panduan utama kita,” kata Prabowo.

Selain itu, ia menyoroti perlunya kolaborasi dalam menghadapi kejahatan lintas batas seperti penyelundupan, pencucian uang, dan perdagangan narkotika yang merusak fondasi ekonomi kawasan.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo mengajak seluruh pemimpin APEC untuk membangun kembali kepercayaan dan memperkuat multilateralisme demi masa depan Asia Pasifik yang stabil dan sejahtera. (AK1)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Sambut PM Narendra Modi di Yogyakarta, Lanjut Kunjungan ke Candi Prambanan
Wabup Asahan Hadiri Pembukaan Jambore Daerah XI Pramuka Sumut 2026, Diikuti 5.575 Peserta
Ketua TP PKK Asahan Tinjau Posyandu Gelatik, Dorong Peningkatan Layanan 6 SPM bagi Masyarakat
Pemko Pematangsiantar Salurkan Bantuan Rehabilitasi Sosial kepada 1.456 KPM Tahun 2026
Polisi Selidiki Kematian Lansia di Tomuan Pematangsiantar, Terduga Pelaku Anak Kandung Diamankan
Kuasa Hukum Pelapor Soroti Sikap Terlapor Kasus Dugaan Penyebaran Video Asusila yang Mangkir dari Panggilan Polisi
Wabup Asahan Resmikan Gedung Persiapan MAN 3 Asahan, Dukung Pemerataan Pendidikan
Bupati Asahan Hadiri Pelayanan KB MOW pada Peringatan HARGANAS ke-33 Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:55 WIB

Presiden Prabowo Sambut PM Narendra Modi di Yogyakarta, Lanjut Kunjungan ke Candi Prambanan

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:45 WIB

Wabup Asahan Hadiri Pembukaan Jambore Daerah XI Pramuka Sumut 2026, Diikuti 5.575 Peserta

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:40 WIB

Ketua TP PKK Asahan Tinjau Posyandu Gelatik, Dorong Peningkatan Layanan 6 SPM bagi Masyarakat

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:48 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Bantuan Rehabilitasi Sosial kepada 1.456 KPM Tahun 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:40 WIB

Polisi Selidiki Kematian Lansia di Tomuan Pematangsiantar, Terduga Pelaku Anak Kandung Diamankan

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:10 WIB

Wabup Asahan Resmikan Gedung Persiapan MAN 3 Asahan, Dukung Pemerataan Pendidikan

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:55 WIB

Bupati Asahan Hadiri Pelayanan KB MOW pada Peringatan HARGANAS ke-33 Tahun 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:50 WIB

Pemko Pematangsiantar dan BI Perkuat Sistem Peringatan Dini Inflasi Lewat EWS Cik Laila

Berita Terbaru