Kapolres Malang Pimpin Panen Raya Jagung Serentak Tahap II di Desa Sukosari

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 9 Mei 2025 - 21:48 WIB

40172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo P.S., memimpin kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Tahap II di Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (9/5/2025).

Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo P.S., memimpin kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Tahap II di Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (9/5/2025).

ATAPKOTA.COM, MALANG – Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo P.S., memimpin kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Tahap II di Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (9/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gugus Tugas Ketahanan Pangan yang diinisiasi Polri secara nasional.

AKBP Danang menyampaikan bahwa jagung memiliki produksi yang tinggi, mencapai 12 ton per hektar, dan dapat dipanen tiga kali dalam setahun.

“Jagung ini luar biasa. Produksinya bisa mencapai 12 ton per hektar. Bahkan bisa tiga kali panen dalam setahun, lebih unggul dibanding tebu,” ujar AKBP Danang.

Kapolres mendorong para petani untuk bangga dan terus meningkatkan hasil panen dengan pendekatan berbasis data dan teknologi.

“Gerakan menanam bukan pekerjaan rendah. Ini pekerjaan produktif yang sangat penting. Kami dorong mindset petani berubah agar mampu menghasilkan margin keuntungan yang lebih tinggi,” katanya.

Kepala BPS Kabupaten Malang menyampaikan bahwa semua data lahan dan panen diambil melalui metode ubinan dengan kolaborasi lintas instansi. Data ini akan menjadi dasar penentuan kebijakan bantuan pemerintah bagi para petani.

Kapolres juga mengingatkan para petani agar berhati-hati menjelang musim kemarau. Ia meminta agar masyarakat tidak membakar lahan sembarangan karena bisa terdeteksi sebagai titik api satelit.

“Saya titip agar para petani mulai menanam tanaman keras di sekitar tebu. Ini penting untuk menjaga cadangan air tanah dan keseimbangan lingkungan,” imbuhnya.

Panen Raya Jagung Serentak Tahap II di Desa Sukosari menunjukkan komitmen Polres Malang dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan pendekatan berbasis data dan teknologi, diharapkan hasil panen dapat meningkat dan memberikan keuntungan yang lebih tinggi bagi petani. (Aripfin retro)

Berita Terkait

Rico Waas Ingatkan PUD Pasar: Jangan Hanya Kejar Bisnis,Pembenahan Pasar dan Pedagang Harus Jadi Prioritas
Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan
Longsor di Silou Kahean Tutup Akses Warga, Pemkab Simalungun Siapkan Penanganan
Plt Kepala SMPN 3 Pematangsiantar Buka Suara soal Dugaan Pelecehan, Guru Dibebastugaskan
Dua Ponsel Sopir Dump Truck Raib di Tol Simpang Panei, Jatanras Polres Simalungun Amankan Dua Pria
Kapolres, TNI dan Pemkab Simalungun Bersihkan Pasar Pematang Raya, Pedagang Diajak Terlibat
Bobby Nasution Minta Anggaran Kampung Kreatif Gunungsitoli Perhatikan Rumah Warga Miskin
Rico Waas Minta Maaf atas Gangguan Lalu Lintas akibat Pembangunan Infrastruktur di Medan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru