ATAPKOTA, PEMATANGSIANTAR – Warga Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan, Pematangsiantar, meluapkan kekecewaannya terhadap Camat Siantar Selatan karena dinilai lamban dalam mengatasi masalah parit tersumbat di Jalan Pematang. Jumat, (23/05/2025).
Parit yang sudah lama tersumbat ini menimbulkan bau tak sedap dan dikhawatirkan menjadi tempat berkembangnya nyamuk dan penyebaran penyakit.
“Saya sudah tidak tahan lagi dengan bau busuk dan keadaan parit yang semakin parah. Camat Siantar Selatan harus segera bertindak!” kata Nita Damanik, selaku warga setempat dan Tokoh organisasi perempuan dan anak Pematangsiantar-Simalungun.
Nita mengungkapkan bahwa dirinya sudah beberapa kali berbicara dengan Lurah Simalungun, Ridho Purba mengenai masalah ini, namun yang diterima hanya janji kosong.
“Lurah hanya berjanji tanpa tindakan nyata. Camat Siantar Selatan harus bertanggung jawab dan segera mengatasi masalah ini, mengingat Kecamatan yang mengelola petugas kebersihan,” tegas Nita.
Warga berharap agar Camat Siantar Selatan dapat segera mengambil tindakan nyata dalam mengatasi masalah parit tersumbat ini.
“Kami tidak ingin lagi melihat parit yang tersumbat ini menjadi sumber penyakit dan gangguan kesehatan bagi warga,” kata Nita, sembari mengatakan agar Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, segera mengevaluasi kembali Camat Siantar Selatan.
Baru-baru ini, pihak Kecamatan Siantar Selatan bersama Kelurahan Simalungun dan beberapa elemen masyarakat melakukan aksi pembersihan parit, namun hanya mencakup pembersihan sepanjang 3 (Tiga) meter. Warga berharap agar pembersihan parit dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya sebagian.(Larsen)/PR

































