ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Reynanda Primta Ginting (26), staf Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun.
Ucapan duka itu disampaikan langsung saat Bupati menghadiri acara adat pelepasan jenazah almarhum di Jambur Taras 212, Desa Lama, Pancur Batu, Deli Serdang.
Reynanda, calon jaksa tahun 2025, gugur saat bertugas mengejar tersangka korupsi dana desa di Sungai Silau, Asahan. Ia terseret arus deras saat melaksanakan tugas kenegaraan bersama tim Pidsus Kejari Simalungun.
“Kami menyampaikan duka mendalam atas gugurnya saudara Reynanda. Masyarakat Simalungun juga merasa kehilangan,” kata Bupati Anton.
Ia menegaskan bahwa dedikasi Reynanda menjadi teladan bagi ASN lain. Keberanian dan integritasnya patut ditiru generasi muda.
“Pengorbanannya adalah bentuk keberanian. Semoga semangatnya terus hidup dalam hati kita semua,” ujar Bupati.
Bupati meminta keluarga tetap tabah dan ikhlas menghadapi ujian berat ini.
“Kami yakin keluarga kuat menghadapi cobaan ini. Tetap berserah kepada Tuhan,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan keluarga, Riki Ginting, mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Pemkab Simalungun atas kehadiran dan dukungan moril.
“Kami percaya Bupati mampu menegakkan keadilan dan memberantas korupsi agar pengorbanan adik kami tidak sia-sia,” ujarnya.
Riki juga memohon maaf kepada masyarakat Simalungun atas kesalahan almarhum semasa hidup.
“Jika ada ucapan atau perbuatan adik kami yang salah, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya haru.
Keluarga besar Kejari Simalungun kini tengah berduka. Mereka kehilangan salah satu sosok muda penuh dedikasi dalam penegakan hukum. (*)

































