Kapal Kargo Eternity C Tenggelam Diserang Houthi, 4 Diduga Tewas, 11 Hilang

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 15:14 WIB

40439 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ini dirilis oleh Kantor Media Ansar Allah di Yaman, menunjukkan kapal kargo berbendera Liberia, Eternity C, saat tenggelam di Laut Merah, Rabu, 9 Juli 2025.

Foto ini dirilis oleh Kantor Media Ansar Allah di Yaman, menunjukkan kapal kargo berbendera Liberia, Eternity C, saat tenggelam di Laut Merah, Rabu, 9 Juli 2025.

DUBAI — Sebuah kapal kargo berbendera Liberia, Eternity C, tenggelam di Laut Merah setelah diserang kelompok Houthi. Sedikitnya empat awak diduga tewas, sementara 11 lainnya masih hilang, menurut laporan Misi Operasi Aspides Uni Eropa, Kamis (11/7/2025).

Kapal milik perusahaan Yunani itu diserang pada Rabu lalu. Misi Uni Eropa menyatakan bahwa 10 orang berhasil diselamatkan: delapan dari Filipina, satu Yunani, dan satu India.

Namun, 15 awak lain sempat dilaporkan hilang. Dari jumlah itu, empat korban dipastikan meninggal menurut tim pencari yang masih menyisir area laut yang rawan tersebut.

“Semua kapal di sekitar lokasi diminta meningkatkan kewaspadaan,” demikian pernyataan resmi Misi Angkatan Laut Uni Eropa yang dikutip dari citynews.

Serangan ini menambah panjang daftar serangan mematikan Houthi di Laut Merah. Sejak akhir 2023, kelompok pemberontak dukungan Iran itu telah menargetkan lebih dari 100 kapal menggunakan rudal dan drone.

Kedutaan Besar AS di Yaman menyebut tindakan Houthi terhadap awak Eternity C sebagai “penculikan”, bukan penyelamatan. Kelompok Houthi bahkan mengklaim telah menahan beberapa awak, menambah ketegangan di jalur pelayaran internasional tersebut.

Insiden Eternity C menjadi yang paling mematikan sejauh ini, menandai eskalasi serius terhadap keamanan pelayaran global.

Kapal-kapal dagang sebelumnya sudah menjadi sasaran kelompok Houthi, yang mengaku bertindak sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza. Namun, para pelaut yang menjadi korban tidak memiliki keterlibatan langsung dengan konflik Israel-Hamas.

Sebelumnya, kapal Magic Seas juga diserang hanya beberapa hari sebelum tragedi Eternity C. Tak ada pengawalan dari pasukan angkatan laut internasional, termasuk armada AS dan Eropa saat kejadian.

Serangan ini mengulang peristiwa November 2023, saat Houthi menyita kapal Galaxy Leader dan menyandera awaknya hingga Januari 2024.

Situasi ini memperburuk posisi diplomatik kawasan. Sementara gencatan senjata antara Israel-Hamas belum jelas, perundingan nuklir AS-Iran juga kembali tegang. Pemerintah AS, yang kini dipimpin Presiden Donald Trump dalam periode keduanya, telah memerintahkan kampanye udara terhadap posisi Houthi.

Sebelumnya, pada akhir 2024, Trump mengumumkan pencapaian gencatan senjata dengan kelompok tersebut. Namun kini, serangan kembali terjadi tanpa tanda-tanda akan mereda.

Houthi telah menenggelamkan empat kapal sejak November 2023. Lintasan pelayaran Laut Merah, yang sebelumnya mengangkut kargo senilai $1 triliun per tahun, kini berubah menjadi zona berbahaya. (red)

Berita Terkait

bowo Antar Langsung El-Sisi ke Pesawat, Tegaskan Eratnya Persahabatan Indonesia–Mesir
Infantino Sebut Sepak Bola Indonesia Makin Maju, Peluang Jadi Tuan Rumah Event FIFA Terbuka
Terima Presiden FIFA, Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa
KTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Prabowo Dorong Komitmen Jadi Hasil Nyata
Bawa Spirit Bandung ke KTT BRICS, Prabowo: Bersatu Kita Teguh, Terpecah Kita Runtuh
Momen Akrab Prabowo Bersama Modi, Putin, dan Xi Jelang Pembukaan KTT BRICS
Di KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan dan Kemandirian Negara
Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS 2026, Tegaskan Peran Aktif Indonesia dalam Tata Kelola Global

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:18 WIB

MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:14 WIB

RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bobby Nasution Temui Kejati Sumut, Evaluasi Pembangunan 2026 dan Bahas Rencana 2027

Berita Terbaru