Lima Pria Tewas Dibakar Hidup-Hidup di Guatemala Usai Dituduh Menjarah Pasca gempa

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:19 WIB

40294 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gereja Katolik El Calvario Rusak Akibat Gempa di Santa María de Jesús, Guatemala, Rabu, 9 Juli 2025.
[Foto: Moises Castillo/AP]

Gereja Katolik El Calvario Rusak Akibat Gempa di Santa María de Jesús, Guatemala, Rabu, 9 Juli 2025. [Foto: Moises Castillo/AP]

ATAPKOTA.COM, GUATEMALA –Lima pria tewas dibakar hidup-hidup oleh massa di Santa María de Jesús, Guatemala, setelah warga menuduh mereka menjarah rumah yang rusak akibat gempa bermagnitudo 5,7, Jumat (11/7).

dilangsir dari Aljazeera, Juru bicara kepolisian César Mateo mengatakan, para pria tersebut dituduh memanfaatkan situasi gelap dan kekacauan pascagempa untuk mencuri dari rumah yang ditinggal penghuninya. Banyak warga saat itu mengungsi ke tempat penampungan atau rumah keluarga.

“Meskipun pencurian adalah tindak pidana, lynching juga merupakan kejahatan,” tegas Mateo.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Guatemala, massa mengepung para tersangka pada Kamis malam dan menghadang polisi yang mencoba mengevakuasi mereka. Warga memukuli kelima pria itu dengan batu dan kayu sebelum membakar mereka hidup-hidup di tengah kerumunan.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi di Santa María de Jesús, wilayah terdampak parah yang terletak di Departemen Sacatepéquez, barat daya ibu kota Guatemala City. Gempa menyebabkan longsor, memutus akses jalan, serta memicu pemadaman listrik. Tujuh orang dilaporkan tewas di seluruh wilayah akibat bencana tersebut.

Aksi main hakim sendiri atau vigilantisme memang kerap terjadi di wilayah pedesaan Guatemala, terutama di daerah dengan penegakan hukum lemah. Data organisasi masyarakat sipil mencatat, sejak 2008 hingga 2020, ada 361 orang tewas dan 1.396 orang terluka akibat aksi massa serupa.

Sebagian besar penduduk Santa María de Jesús berasal dari komunitas adat Maya yang kini terisolasi akibat bencana. Pemerintah Guatemala mengirim bantuan kemanusiaan melalui jalur udara. Badan Penanggulangan Bencana Nasional (Conred) menyebut telah menerima bantuan dari UNHCR, termasuk lampu tenaga surya, kelambu, selimut, matras, ember, dan perlengkapan dapur.

Insiden ini kembali menyoroti masalah vigilantisme dan ketidakpercayaan publik terhadap sistem hukum di Guatemala, terutama di tengah kondisi darurat seperti bencana alam.(red)/kr

Berita Terkait

Pelayanan Stroke Berstandar Dunia, RS Murni Teguh Horas Insani dan Murni Teguh Memorial Hospital Sabet Diamond Status WSO
Bobby Nasution Apresiasi Kemenangan Timnas U-19, Atmosfer Stadion Sumut Diakui Jadi Kekuatan Tambahan
Sebelum Tinggalkan Paris, Presiden Prabowo Berfoto Bersama Pengawal Prancis di Bandara Orly
Prabowo dan Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA dalam Pertemuan Bilateral di Paris
Usai Bertemu Macron dan Jalani Agenda Diplomatik, Prabowo Tinggalkan Paris Menuju Indonesia
Disambut Macron dan Brigitte, Prabowo Ikuti Santap Malam Kenegaraan di Paris
Prabowo dan Macron Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Prancis, Bahas Rafale hingga Palestina
Prabowo di Istana Élysée: Indonesia dan Prancis Harus Jadi Kekuatan Perdamaian Dunia

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru