Trump PHK 1.350 Pegawai Kemenlu AS

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:31 WIB

40421 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat, Donald John Trump.

Presiden Amerika Serikat, Donald John Trump.

WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat lebih dari 1.350 pegawai Kementerian Luar Negeri AS dalam langkah restrukturisasi besar-besaran, Jumat (11/7). Tindakan ini dilakukan hanya tiga hari setelah Mahkamah Agung mengizinkan pemangkasan besar-besaran birokrasi federal.

Sebanyak 1.107 pegawai sipil dan 246 pejabat Dinas Luar Negeri berbasis domestik terkena pemutusan hubungan kerja. Langkah ini mengejutkan banyak pihak, terutama di tengah ketegangan global seperti perang Rusia-Ukraina, konflik Gaza, dan krisis Iran-Israel.

Suasana haru menyelimuti markas besar Kemenlu di Washington. Banyak pegawai keluar sambil membawa kotak berisi barang pribadi mereka.

“Sungguh menyayat hati melihat orang-orang ini keluar sambil menangis,” ujar Senator Demokrat Andy Kim.

Mahkamah Agung yang kini didominasi kubu konservatif mencabut larangan pengadilan yang sebelumnya menahan rencana Trump membongkar apa yang ia sebut sebagai deep state, atau negara dalam negara.

Setelah kembali menjabat Januari lalu, Trump mempercepat pencopotan pejabat senior dan menggantinya dengan loyalis. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan lembaganya terlalu gemuk dan perlu memangkas 15 persen dari total pegawai.

“Ini bukan hanya pemecatan. Saat biro ditutup, maka semua posisinya ikut hilang,” ujar Rubio di sela-sela KTT ASEAN di Malaysia.

Namun, Asosiasi Pegawai Dinas Luar Negeri AS (AFSA) menilai langkah ini sebagai “pukulan fatal bagi kepentingan nasional” dan menyatakan penolakan tegas.

Kementerian Luar Negeri AS sebelumnya mempekerjakan lebih dari 80.000 orang di seluruh dunia, termasuk 17.700 di dalam negeri. Di sisi lain, USAID, lembaga kunci bantuan luar negeri, juga nyaris dibubarkan.

Menurut laporan The Washington Post, pegawai sipil menerima pemberitahuan pemecatan via email dan diberhentikan dalam 60 hari. Sementara pegawai Dinas Luar Negeri mendapat cuti administratif dan resmi diberhentikan dalam 120 hari.

Ned Price, mantan juru bicara Kemenlu era Biden, mengecam langkah ini sebagai “ceroboh dan merusak”. “Alih-alih melihat kinerja, mereka memecat orang hanya berdasarkan posisi penugasan hari itu,” tulisnya di platform X. (Red)

Berita Terkait

Pelayanan Stroke Berstandar Dunia, RS Murni Teguh Horas Insani dan Murni Teguh Memorial Hospital Sabet Diamond Status WSO
Bobby Nasution Apresiasi Kemenangan Timnas U-19, Atmosfer Stadion Sumut Diakui Jadi Kekuatan Tambahan
Sebelum Tinggalkan Paris, Presiden Prabowo Berfoto Bersama Pengawal Prancis di Bandara Orly
Prabowo dan Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA dalam Pertemuan Bilateral di Paris
Usai Bertemu Macron dan Jalani Agenda Diplomatik, Prabowo Tinggalkan Paris Menuju Indonesia
Disambut Macron dan Brigitte, Prabowo Ikuti Santap Malam Kenegaraan di Paris
Prabowo dan Macron Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Prancis, Bahas Rafale hingga Palestina
Prabowo di Istana Élysée: Indonesia dan Prancis Harus Jadi Kekuatan Perdamaian Dunia

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru