Akun Fb Julham Situmorang Tuding Dimintai 200 Juta oleh Kanit Tipikor, Ungkap Dugaan Pemerasan Berujung P-21 di Facebook

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 28 Juli 2025 - 01:21 WIB

40643 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Pematangsiantar, Drs. Julham Situmorang, memicu kontroversi usai mengunggah pernyataan terbuka di media sosial Facebook yang diduga selama ini diketahui miliknya bernama Julham Situmorang.

Dalam unggahan atas nama Julham Situmorang, ia mengklaim menjadi korban dugaan pemerasan oleh oknum penyidik di Polres Pematangsiantar hingga berujung P-21 dengan status tersangka.

Julham menyebut, dirinya diminta menyerahkan uang sebesar 200 juta oleh Kanit Tipikor Polres Pematangsiantar, Lizar Hamdani. Permintaan itu, menurutnya, terkait laporan masyarakat (dumas) soal retribusi parkir di Rumah Sakit Vita Insani.

“Selamat malam warga Kota Pematangsiantar (Pers/Wartawan)…, Kanit Tipikor Lizar Hamdani meminta saya, Kadis Perhubungan, 200 juta agar kasus dumas retribusi parkir RS Vita Insani dihentikan,” tulis akun facebook Julham dalam unggahan pada Senin Subuh, (28/7/2025) sekira pukul 00.50 WIB.

Ia menambahkan, retribusi parkir tersebut sebenarnya telah disetorkan ke kas daerah pada bulan Mei, Juni, dan Juli 2024, dan disertai bukti setoran resmi. Namun, menurut Julham, uang retribusi itu justru dijadikan barang bukti oleh penyidik dan disita tanpa putusan pengadilan.

“Yang paling menyedihkan, polisi berkoalisi dengan Kepala Dispenda agar retribusi yang saya setorkan ke kas daerah disita dan diserahkan ke Polres sebagai barang bukti. Bahkan, Kepala Dispenda Arie Sembiring mentransfernya ke Polres,” tulisnya.

Julham juga menyebut beberapa nama lain yang disebut-sebut ikut menerima aliran dana dari RS Vita Insani, yaitu Juper Purba dan Malimar, masing-masing menerima pada bulan Mei dan Juni 2024. Sedangkan, menurutnya, Lizar Hamdani menerima uang 5 juta Rupiah per bulan.

Dalam unggahannya, Julham mengklaim bahwa ia sempat mencantumkan pengakuan tersebut dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), namun pihak penyidik meminta agar pengakuan itu dihapus karena kasus akan dialihkan ke Inspektorat (APIP). Namun karena Julham tidak menyanggupi permintaan uang Rp.200 juta, ia mengaku ditetapkan sebagai tersangka.

“Karena saya tidak mampu membayar Rp.200 juta, saya ditetapkan sebagai tersangka dan kini kasusnya sudah P-21,” ungkapnya.

Julham juga menyampaikan permohonan terbuka kepada Presiden Prabowo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kapolda Sumut agar turun tangan mengusut tuntas perkara ini.

“Saya tidak ingin menjadi ASN yang korup. Kepada yang terhormat Bapak Presiden, Kapolri, dan Kapolda Sumut, mohon bantu periksa kasus ini,” tutup Julham.

Jelang beberapa menit kemudian, Ia kembali memposting dan menuliskan, “Bapak dan Ibu Insan Pers Yang Saya Hormati…Dan Lembaga Swadaya Masyarakat… Mohon Tidak Memberi /Menjadi Berita… Saya Menjadi DPO( Daftar Pencarian Orang)… Tanpa Ada Surat Resmi Dari Polres Pematangsiantar…,Mohon Kasihani Anak2 Ku ,,Dan Keluargaku,” mohonnya melalui unggahan Facebook.

Sementara untuk memastikan isi postingan tersebut, Kadishub Pematangsiantar Julham Situmorang saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Senin, (28/7/2025) sekira Pukul 01.30 Wib melalui nomor 0821xxxx1928, terlihat masih ceklist satu garis.

Selain itu, hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Pematangsiantar maupun instansi yang disebut dalam unggahan tersebut. Redaksi masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut. (Red)

 

Sumber : FB. Julham Situmorang

Berita Terkait

Ribuan Warga Bengkulu Salat Iduladha di Masjid Raya Baitul Izzah, Kurban Capai 12.199 Ekor
Wesly Silalahi Lepas Ribuan Peserta Pawai Takbir Iduladha 1447 H di Pematangsiantar
Warga Jalan Viyatayudha Pematangsiantar Sembelih 4 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
Inspektorat Bengkulu Tengah Pelajari Laporan Dugaan Investasi Muntahan Paus dan Kayu Gaharu
Gubernur Bobby Nasution Minta TVRI Sumut Aktif Angkat Budaya dan Pariwisata Daerah
Tanoto Foundation Gandeng TP PKK Pematangsiantar Tingkatkan Literasi dan Tumbuh Kembang Anak
Pemko Pematangsiantar Resmi Terapkan KKPD dan QRIS untuk Transaksi Belanja dan Penerimaan Daerah
Wali Kota Wesly Silalahi Dukung Program Al Jam’iyatul Washliyah Pematangsiantar

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:47 WIB

Wesly Silalahi Lepas Ribuan Peserta Pawai Takbir Iduladha 1447 H di Pematangsiantar

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:41 WIB

Warga Jalan Viyatayudha Pematangsiantar Sembelih 4 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:35 WIB

Rico Waas Buka Festival Bedug Gema Takbir di Belawan, Ajak Warga Hapus Stigma Negatif

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:10 WIB

Inspektorat Bengkulu Tengah Pelajari Laporan Dugaan Investasi Muntahan Paus dan Kayu Gaharu

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:46 WIB

“Bienvenue Presiden Prabowo”, WNI dan Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kepala Negara di Paris

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:55 WIB

Gubernur Bobby Nasution Minta TVRI Sumut Aktif Angkat Budaya dan Pariwisata Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:33 WIB

Pemkab Asahan Gelar Pawai Takbiran dan Buka Puasa Bersama Sambut Iduladha 1447 Hijriah

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:27 WIB

Jelang Iduladha, Dinas Peternakan Asahan Turunkan Tim Periksa Hewan Kurban di 25 Kecamatan

Berita Terbaru