Air Mata Kanti di Balik Pembongkaran Sarang Narkoba

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 17:07 WIB

40210 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Tangis Kanti (62) pecah saat menyaksikan garang backhoe loader merobohkan dinding demi dinding bangunan tuanya di Jalan Raharja, Flamboyan Raya.

Di sampingnya, sang adik Ngadisa (60) hanya bisa menarik napas panjang, menatap reruntuhan yang semakin rata dengan tanah.

Setiap kali tembok jatuh, kenangan masa kecil mereka bersama orang tua kembali hadir.

“Ini rumah bapak-ibuku dulu. Sudah lama kosong. Tapi walau dibongkar, aku senang karena sekarang bersih. Aku nangis karena ingat orang tua,” ucap Kanti lirih.

Dua bangunan di Kelurahan Tanjung Sari, Lingkungan 12 itu memang lama terbengkalai. Satu berada di tepi sungai, dulunya rumah kos dengan 24 kamar, kini berubah jadi sarang pemakai narkoba.

Saat tim masuk, sejumlah bong ditemukan di dalam ruangan.

Bangunan kedua, milik Kanti dan Ngadisa di Jalan Raharja, juga lama tak berpenghuni. Atapnya runtuh, dindingnya rusak.

Namun justru karena kosong, tempat itu berubah menjadi titik gelap: lokasi transaksi narkoba, pembuangan sampah, hingga tempat singgah gelandangan.

Keresahan warga akhirnya disampaikan langsung kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat program Sapa Warga di Medan Selayang pekan lalu.

Tak menunggu lama, Pemko Medan merespons dengan menurunkan tiga unit alat berat Dinas SDABMBK untuk merobohkan bangunan-bangunan bermasalah tersebut.

“Kami tidak ingin memberi ruang dan kesempatan bagi penyalahgunaan narkoba. Ini tindakan pencegahan. Bangunan yang berpotensi disalahgunakan harus diruntuhkan,” tegas Rico.

Meski emosional, Kanti dan Ngadisa justru mendukung penuh pembongkaran itu. Bahkan, mereka sendiri yang meminta agar rumah masa kecilnya diruntuhkan demi kebaikan bersama.

“Senang sekali, rumah kami tak lagi jadi sarang narkoba. Tidak ada lagi orang buang sampah di situ. Terima kasih banyak, Pak Wali Kota. Pengaduan kami langsung ditanggapi,” ungkap Ngadisa dengan lega. (Merry/red)

Berita Terkait

Jembatan Merah Putih Presisi Rampung, Akses Warga Pagar Pinang Kini Terhubung
Viral Begal Sadis di Medan Dibongkar, Polisi Kejar Pelaku hingga Aceh
PTPN IV Janji Laporkan Dugaan Galian C di Mahanda ke Polres Simalungun
Ikan Mati dan Warga Gatal, Dugaan Limbah PKS Cemari Sungai Bah Sombu
Brimob Polda Sumut Kawal Aksi di Kantor Gubernur, Pengamanan Berlangsung Kondusif
Dugaan Kejanggalan Kasus ART di Bengkulu, PERMAHI Dorong RDP dengan DPR RI
Audit LKPD 2025 Dimulai, Wali Kota Siantar Ikuti Entry Meeting BPK dari Balai Kota
Pemko Pematangsiantar Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Targetkan Raih Opini WTP

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 21:48 WIB

Mendagri Serahkan Penghargaan ke Bupati Asahan di Musrenbang Sumut 2027

Rabu, 22 April 2026 - 21:45 WIB

Bupati Simalungun Terima Penghargaan Kemendagri di Musrenbang Sumut 2027

Rabu, 22 April 2026 - 20:10 WIB

Curas di Siantar Martoba Terungkap, Pelaku Ditangkap di Depan Suzuya Merdeka Mall

Rabu, 22 April 2026 - 20:05 WIB

Kasus Narkoba Terungkap di Batu Bara, Polisi Amankan 21 Gram Sabu dari Warga

Rabu, 22 April 2026 - 20:02 WIB

Wapres Tinjau Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Infrastruktur Hampir Rampung dan Siap Difungsikan

Rabu, 22 April 2026 - 19:25 WIB

Gibran Angkat Bicara soal JK, Sebut “Idola” dan Tegaskan Sikap Hormat di Tengah Dinamika Politik

Rabu, 22 April 2026 - 19:25 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Wapres Gibran Tinjau Program MBG di Raja Ampat

Rabu, 22 April 2026 - 19:20 WIB

Momen Hangat di Raja Ampat: Wapres Gibran Disambut Tari Gale-Gale dan Ritual Adat

Berita Terbaru