ATAPKOTA.COM, SUMUT – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut), Surya, melantik pejabat pimpinan tinggi pratama serta pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Pelantikan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro 30 Medan, Senin (8/9/2025).
Pejabat yang dilantik antara lain Supriyanto sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Faisal Arif Nasution sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumut, serta Hamdan Sukri sebagai Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Padangsidimpuan, Badan Pendapatan Daerah Sumut.
Dalam sambutannya, Surya berpesan agar para pejabat yang baru dilantik terus berinovasi dan menciptakan terobosan yang konstruktif. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat harus menjalankan fungsi manajemen dengan mengutamakan efektivitas, efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas.
Selain itu, Surya meminta agar para pejabat tidak ragu melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, sepanjang tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku.
“Tingkatkan koordinasi, komunikasi, dan sinergi dengan seluruh pihak, baik antarperangkat daerah maupun bersama pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang tegas, berani mengambil keputusan, dan tidak mudah menyerah. Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu menghadapi berbagai tantangan dengan mengedepankan kerja sama tim.
“Saya ingin menegaskan kembali bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan. Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Surya.
Kepada para ASN Pemprov Sumut, Surya mengingatkan pentingnya bekerja dengan semangat kebersamaan. Ia menekankan bahwa seluruh ASN memiliki peran yang saling melengkapi.
“Bekerjalah dengan kebersamaan, layaknya kedua tangan yang saling melengkapi, bukan seperti dua telinga yang hanya menerima. Dengan sinergi dan soliditas teamwork, kita akan mampu mewujudkan birokrasi yang profesional, efektif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat, bukan kepentingan pribadi atau ego sektoral,” pungkasnya. (And/red)

































