ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, meninjau pembangunan Masjid Islamic Center (MIC) di Jalan Rawe IV, Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (25/9/2025). Peninjauan ini dilakukan bersama Ketua MUI Kota Medan, Hasan Matsum, dan Ketua BKPRMI Sumut, Syafrizal Harahap.
MIC dirancang sebagai pusat keagamaan, pendidikan, dan budaya Islam. Lokasi ini diproyeksikan menjadi ikon baru wisata religi Kota Medan.
Saat tiba, Zakiyuddin meninjau bangunan masjid yang sebagian besar sudah berdiri. Ia melihat detail interior sembari berdiskusi dengan Ketua MUI dan Ketua BKPRMI terkait pengembangan MIC ke depan.
Dari pantauan, bangunan utama masjid sudah rampung, sementara menara sisi kanan masih dikerjakan. Akses jalan menuju masjid juga sedang dibangun.
Usai peninjauan, Zakiyuddin menegaskan pembangunan ditargetkan selesai akhir Desember 2025. “Hari ini kita lihat langsung Masjid Islamic Center. Insyaallah, akhir Desember 2025 masjid ini bisa dipakai masyarakat,” ujarnya didampingi Kadis Perkimcikataru, Jhon Ester Lase, Plt. Kadis SDABMBK, Gibson Panjaitan, dan Camat Medan Labuhan.
Zakiyuddin menekankan bahwa persoalan besar bukan hanya pembangunan fisik, melainkan pengelolaan setelah rampung. “MIC ini aset besar Pemko Medan. Harus ada pengelolaan yang jelas, termasuk perawatan bangunan. Masjid ini harus makmur, jamaahnya ramai, dan terawat,” tegasnya.
Ia menambahkan, kehadiran Ketua MUI dalam peninjauan menjadi sinyal penting agar seluruh elemen dapat bersama-sama memakmurkan masjid. Apalagi, lokasi MIC berada dekat dengan kolam retensi Martubung, yang menambah daya tarik wisata religi.
“Kolam retensi di sekitar MIC memberi nilai tambah. Jadi mari kita sama-sama meramaikan dan memakmurkan masjid ini,” kata Zakiyuddin.
Wawako juga menginstruksikan Camat, lurah, hingga kepala lingkungan ikut menjaga masjid. “Saya minta Camat, lurah, dan kepling rutin salat Jumat di Masjid Islamic Center,” tandasnya.
Sementara itu, Kadis Perkimcikataru, Jhon Ester Lase, menjelaskan progres pembangunan sarana-prasarana gedung baru mencapai 30 persen. “Jika lift, eskalator, dan AC sudah terpasang, progres fisik akan meningkat. Saat ini pengerjaan utama tinggal menara. Insyaallah, Desember 2025 selesai,” jelasnya.
Menurut Jhon, akses jalan menuju masjid sudah mencapai 76 persen. “Lift, eskalator, dan AC sudah tiba di Belawan. Tinggal proses loading ke lokasi untuk dipasang,” tambahnya didampingi Kabid Perkimcikataru, Syahrial. (Mery/red)

































