Hari Ketiga Relokasi Pedagang Gedung IV Diwarnai Pro dan Kontra

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 00:51 WIB

40381 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Proses relokasi pedagang Gedung IV korban kebakaran non-bencana memasuki hari ketiga pada Senin (29/9/2025). Para pedagang antusias memindahkan lapak ke lokasi baru di Jalan Merdeka Bawah yang disediakan Pemko Pematangsiantar bersama PD PHJ.

Sebagian pedagang menilai kebijakan ini tepat. Relokasi dianggap penting agar perobohan Gedung IV berjalan lancar sebelum pembangunan ulang pasar yang lebih tertata. Mereka juga berharap lokasi baru dapat membantu mengurai kemacetan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Namun, semangat itu tidak seragam. Sejumlah pedagang menolak relokasi dan menilai kebijakan pemerintah mengabaikan nasib pedagang kecil. Aksi penolakan tersebut sempat menghentikan proses pemindahan.

Ketegangan meningkat setelah muncul tudingan bahwa PD PHJ menggunakan jasa preman untuk menggusur pedagang. Oknum itu disebut menerima imbalan Rp70.000 per hari.

Seorang pria yang ikut mengangkat barier memberikan klarifikasi. “Kami hanya cari makan dengan imbalan Rp70.000. Tidak ada menyentuh barang dan lapak mereka, Bang,” ujarnya.

Di sisi lain, seorang pedagang ikan justru mendukung relokasi. Ia bingung melihat keterlibatan mahasiswa dalam aksi penolakan. “Kami pertanyakan apa peran serta mahasiswa? Kami duga mereka membela oknum demi kepentingan tertentu. Kehadiran mereka justru mengganggu proses pemindahan,” tegasnya.

Sekda Pematangsiantar sempat bernegosiasi dengan massa. Namun, dialog berakhir buntu karena tidak tercapai kesepakatan. Publik pun mempertanyakan ketegasan pemerintah dalam menuntaskan masalah ini.

Selain itu, muncul sorotan kepada aparat penegak hukum. Warga menilai kepolisian seharusnya bertindak cepat karena aksi penolakan dilakukan tanpa pemberitahuan resmi ke Polres.

Relokasi pedagang Gedung IV menjadi bagian program besar penataan pasar Pematangsiantar. Pemko bersama PD PHJ menargetkan relokasi tuntas secepatnya agar perobohan gedung segera dimulai.

Ke depan, pemerintah berharap pedagang dapat menempati lokasi baru dengan lebih tertata. Sementara itu, publik menunggu keseriusan Pemko dalam menghadapi hambatan demi terwujudnya pasar yang modern, nyaman, dan tertib. (Larsen)

Berita Terkait

Prabowo Terima Laporan Bahlil soal Gangguan Listrik dan Distribusi BBM di Bali
Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Percepatan Panel Surya 100 GW Jadi Fokus
Dinkes Pematangsiantar Bagikan Masker dan Ingatkan Bahaya Asap Karhutla
Kapolda Sumut Sonny Irawan Temui PWNU, Ajak Ulama Jaga Kerukunan
PJS Undang Zulkifli Hasan Buka Rakernas III di Batam, Kehadiran Belum Dipastikan
Pemko Medan Percepat Aslinmas, Satlinmas Baru Ada di 42 Kelurahan
232 SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T
Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang, Sopir Ditangkap Usai Dikejar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Prabowo Terima Laporan Bahlil soal Gangguan Listrik dan Distribusi BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Percepatan Panel Surya 100 GW Jadi Fokus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Dinkes Pematangsiantar Bagikan Masker dan Ingatkan Bahaya Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Kapolda Sumut Sonny Irawan Temui PWNU, Ajak Ulama Jaga Kerukunan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:56 WIB

PJS Undang Zulkifli Hasan Buka Rakernas III di Batam, Kehadiran Belum Dipastikan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:58 WIB

232 SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang, Sopir Ditangkap Usai Dikejar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Jalinsum Simalungun, Polisi Selidiki Dugaan Tabrak Lari

Berita Terbaru