Relokasi Pedagang Pasar Horas, TIM20 Dicemooh tapi Akhirnya Dipuji

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 09:35 WIB

40345 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga perbantuan yang tergabung dalam TIM20

Tenaga perbantuan yang tergabung dalam TIM20

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Relokasi pedagang korban kebakaran Gedung IV Pasar Horas ke Jalan Merdeka Bawah resmi berakhir pada Rabu (1/10/2025) malam. Meski sempat diwarnai penolakan, TIM20 tetap bekerja penuh semangat membantu pemindahan lapak pedagang.

Sejumlah pedagang sempat memberikan cemoohan hingga intimidasi, bahkan menuding TIM20 sebagai “preman bayaran”. Namun tudingan itu tidak menyurutkan semangat 20 tenaga perbantuan tersebut. Mereka tetap menjalankan tugas hingga selesai dengan penuh dedikasi.

Pada hari terakhir, TIM20 bekerja tanpa pamrih memindahkan lapak pedagang ke kawasan Jalan Merdeka Bawah, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat. Anggota tim juga menerima permohonan pedagang, baik untuk lapak yang dekat maupun jauh.

Koordinator TIM20, Larsen Simatupang, menegaskan bahwa timnya bertugas berdasarkan surat tugas Nomor: 800.1.11/1035/PDPHJ/IX.2025. Tugas berlangsung sejak 27 September hingga 1 Oktober 2025 setiap pukul 18.00–23.00 WIB.

“Kami membantu pedagang membongkar dan mengangkat material lapak dari lokasi lama ke tempat baru sesuai permintaan,” ujarnya.

Larsen mengaku cemoohan tidak membuat timnya goyah. “Meskipun disebut preman bayaran, kami tetap menjalankan tugas dengan senyuman demi mewujudkan Siantar yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras,” katanya.

Salah seorang pedagang, R. Br. Pakpahan, mengaku awalnya ragu untuk meminta bantuan. Namun, keraguannya hilang setelah melihat keramahan tim. “Kami disambut dengan senyum, sangat humble, dan bersedia memindahkan lapak meski jaraknya jauh. Atas nama pedagang, saya ucapkan terima kasih dan doa terbaik untuk TIM20,” ungkapnya haru.

Apresiasi juga datang dari pedagang lain, Rita, yang sempat bingung memindahkan tenda dan peti jualannya. “Berkat bantuan TIM20 yang disediakan PD-PHJ, saya menjadi tenang dan lega,” ucapnya.

Rita bahkan kaget ketika hendak memberi uang rokok, namun ditolak oleh anggota tim. “Mereka bilang layanan ini gratis. Itu membuat saya makin salut. Terima kasih banyak,” katanya.

Meski awalnya dipandang negatif, kehadiran TIM20 akhirnya mendapat apresiasi tulus dari pedagang. Relokasi yang semula penuh gejolak pun berakhir lebih tenang dan penuh rasa syukur. (Larsen/red)

Berita Terkait

Prabowo Terima Laporan Bahlil soal Gangguan Listrik dan Distribusi BBM di Bali
Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Percepatan Panel Surya 100 GW Jadi Fokus
Dinkes Pematangsiantar Bagikan Masker dan Ingatkan Bahaya Asap Karhutla
Kapolda Sumut Sonny Irawan Temui PWNU, Ajak Ulama Jaga Kerukunan
PJS Undang Zulkifli Hasan Buka Rakernas III di Batam, Kehadiran Belum Dipastikan
Pemko Medan Percepat Aslinmas, Satlinmas Baru Ada di 42 Kelurahan
232 SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T
Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang, Sopir Ditangkap Usai Dikejar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Prabowo Terima Laporan Bahlil soal Gangguan Listrik dan Distribusi BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Percepatan Panel Surya 100 GW Jadi Fokus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Dinkes Pematangsiantar Bagikan Masker dan Ingatkan Bahaya Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Kapolda Sumut Sonny Irawan Temui PWNU, Ajak Ulama Jaga Kerukunan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:56 WIB

PJS Undang Zulkifli Hasan Buka Rakernas III di Batam, Kehadiran Belum Dipastikan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:58 WIB

232 SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang, Sopir Ditangkap Usai Dikejar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Jalinsum Simalungun, Polisi Selidiki Dugaan Tabrak Lari

Berita Terbaru