Bobby Nasution Kumpulkan Pengembang, Bahas Percepatan 20 Ribu Rumah Subsidi di Sumut

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 06:35 WIB

40116 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution, didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menerima audiensi dari pengurus Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APPERSI) Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jumat (10/10/2025) malam.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution, didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menerima audiensi dari pengurus Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APPERSI) Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jumat (10/10/2025) malam.

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Setelah usulan penambahan kuota rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Sumatera Utara disetujui menjadi 20 ribu unit pada 2025, Gubernur Sumut Bobby Nasution langsung bertindak cepat. Ia menggelar diskusi strategis dengan berbagai asosiasi pengembang perumahan untuk membahas langkah percepatan realisasi program nasional tersebut.

Pertemuan berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jumat (10/10/2025) malam. Dalam kesempatan itu, Bobby Nasution menegaskan bahwa program Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan tiga juta rumah di seluruh Indonesia, dengan Sumut mendapat jatah 20 ribu unit hingga akhir tahun.

“Seluruh pihak harus aktif mengambil langkah konkret untuk mengejar target ini. Tujuannya jelas, menyediakan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” tegas Bobby.

Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemprov Sumut segera melakukan sosialisasi program nasional perumahan kepada pemerintah kabupaten/kota. Menurutnya, koordinasi lintas daerah menjadi kunci agar kebijakan insentif dan penyederhanaan perizinan benar-benar berjalan.

“Saya minta dinas terkait mengundang pemerintah kabupaten/kota untuk sosialisasi program Presiden. Gubernur punya dua fungsi — sebagai kepala daerah dan wakil pemerintah pusat. Jadi, kita bisa langsung sampaikan ke bupati dan wali kota agar program ini berjalan sampai ke desa,” ujarnya.

Selain pemerintah daerah, Bobby juga mendorong PT Bank Sumut untuk berperan aktif dalam pembiayaan program rumah MBR. Ia menekankan pentingnya sinergi antara BUMD dan pengembang agar masyarakat lebih mudah mengakses kredit pemilikan rumah bersubsidi.

“Dari total 20 ribu unit, sekitar 8.200 sudah terealisasi. Masih ada 11 ribu unit yang harus dikejar. Karena itu, seluruh pihak harus berkolaborasi penuh,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (APPERSI) Sumut, HM Yulius, menyambut positif langkah cepat Bobby. Ia menilai keterlibatan langsung pemerintah daerah mempercepat sinkronisasi antara pengembang, perbankan, dan Pemda.

“Kami siap mendukung penuh dan berharap sinergi ini terus berlanjut menuju target berikutnya, yaitu 25 ribu unit rumah pada 2026,” ujar Yulius.

Namun, Yulius juga menyoroti pentingnya kepastian insentif daerah bagi pengembang rumah MBR. Ia meminta Pemda menegaskan kebijakan pembebasan BPHTB dan PBG, agar pelaksanaan target nasional yang dipimpin Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait berjalan efektif.

Turut hadir dalam diskusi tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Effendy Pohan, Kadis PUPR Hendra Dermawan Siregar, Kadis Kominfo Erwin Hotmansah Harahap, Kadis Pendidikan Alexander Sinulingga, serta sejumlah pejabat lainnya. (RAP)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru