ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Herlina, meninjau lokasi longsor berulang di Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, pada Senin siang (13/10/2025). Kunjungan tersebut dilakukan setelah hujan deras mengguyur wilayah kota dan memicu longsor di beberapa titik.
Sebelumnya, longsor pertama terjadi pada Sabtu (6/9/2025) di Jalan Damar, tepat di belakang SMP Negeri 6 Kelurahan Kahean. Akibat kejadian itu, sebagian badan jalan amblas. Lurah Kahean, Aprita Pronika Sagala, S.Si., M.Si., bersama staf dan Kasi Pemerintahan langsung meninjau lokasi dan melaporkan peristiwa tersebut kepada Camat Siantar Utara, Marlon B. Sitorus, S.STP., M.Si.
Beberapa hari kemudian, BPBD Kota Pematangsiantar turun ke lokasi dan memasang garis pembatas peringatan agar warga berhati-hati. Namun, sebelum ada perbaikan permanen, bencana kembali terjadi pada Kamis (9/10/2025) di dua titik berbeda: Jalan Damar dan Jalan Kabu-Kabu. Satu tembok rumah warga roboh, sementara tembok penahan tanah di titik lain juga ambruk.
Menanggapi hal itu, Camat Siantar Utara bersama tim kecamatan kembali berkoordinasi dengan BPBD untuk mempercepat penanganan. Hingga Senin (13/10/2025), penanganan sementara masih dilakukan sambil menunggu tindak lanjut perbaikan secara menyeluruh.
Dalam kunjungannya, Wakil Wali Kota Herlina menegaskan bahwa pemerintah kota akan mengambil langkah cepat dan konkret. Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap longsor susulan di musim penghujan.
“Kami meminta pihak kecamatan dan kelurahan terus mengedukasi masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan serta tidak membuang sampah ke drainase. Air yang tersumbat dapat memicu banjir dan memperparah longsor,” tegas Herlina.
Sementara itu, Lurah Kahean, Aprita Pronika Sagala, mengingatkan warga di sekitar jurang untuk lebih berhati-hati karena hujan masih berpotensi tinggi.
Salah seorang warga berharap, kunjungan Wakil Wali Kota menjadi titik awal percepatan penanganan agar keselamatan masyarakat terjamin. Dengan langkah cepat pemerintah daerah, warga Kahean berharap penanganan bencana dilakukan secara nyata dan berkelanjutan. (Ilham/red)

































