Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Apa Ada yang Disembunyikan?

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 10:55 WIB

40348 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN — Aroma ketertutupan kian menguat di lingkungan pendidikan. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media ke SMK Negeri 3 Pematangsiantar justru berulang kali kandas di gerbang sekolah. Bukan sekali, melainkan tiga kali dalam waktu berbeda, dan hasilnya tetap sama: akses tertutup rapat.

Awak media mendatangi sekolah tersebut pertama kali pada Senin, 16 Maret 2026. Kedatangan itu bukan tanpa prosedur.

Surat tugas resmi telah diserahkan kepada petugas keamanan. Namun, respons yang diterima jauh dari harapan. Satpam yang menerima surat bahkan menolak menyebutkan identitasnya.

Upaya kedua pada Senin, 13 April 2026 kembali berujung penolakan. Alasan yang disampaikan terdengar normatif.

“Ini lagi dalam keadaan ujian kelas 3, jadi kepala sekolah tidak di tempat,” ujar satpam tersebut.

Awak media mencoba mencari jalan lain dengan meminta izin bertemu bagian Tata Usaha. Namun pintu tetap tertutup.

“Semua tidak bisa diganggu pak, ini kan lagi keadaan ujian,” lanjutnya.

Situasi ini tidak berhenti di situ. Pada kunjungan ketiga, Senin, 20 April 2026, awak media kembali mempertanyakan tindak lanjut surat tugas yang sebelumnya telah disampaikan. Jawaban yang muncul justru memperkeruh keadaan.

“Sudah saya sampaikan, namun tidak ada tanggapan,” kata satpam tersebut.

Pernyataan ini memantik pertanyaan mendasar: jika surat tugas sudah diteruskan, mengapa tidak ada respons? Siapa yang sebenarnya menutup akses komunikasi?

Ketika awak media menyinggung kemungkinan melakukan konfirmasi langsung, satpam dengan tegas menolak.

“Tidak boleh begitu pak, kita kan punya aturan,” ujarnya.

Rangkaian penolakan berulang ini tidak lagi sekadar prosedur administratif. Indikasi kuat mengarah pada dugaan adanya pembatasan sistematis terhadap akses wartawan di lingkungan sekolah. Bahkan, muncul dugaan adanya instruksi internal yang melarang pihak manapun menerima atau menemui media.

Jika dugaan ini benar, maka persoalan ini tidak lagi sederhana. Ini menyentuh prinsip dasar keterbukaan informasi publik, sebuah nilai yang seharusnya dijunjung tinggi oleh lembaga pendidikan sebagai institusi publik.

Di tengah kebuntuan tersebut, awak media mencoba mengonfirmasi ke pihak Cabang Dinas Pendidikan (Cabdis) Simalungun Wilayah VI. Namun respons yang diberikan justru menambah polemik.

Kepala Seksi Cabdis Simalungun VI, Armansyah Barus, saat dihubungi pada Selasa, 21 April 2026, menyarankan agar konfirmasi diarahkan ke Humas sekolah apabila kepala sekolah tidak berada di tempat.

“Sudah kirim suratnya Pak,” ujarnya singkat.

Pernyataan ini dinilai tidak sejalan dengan praktik jurnalistik di lapangan. Wartawan yang turun langsung telah dilengkapi identitas resmi dan surat tugas, bukan menggunakan mekanisme surat-menyurat formal seperti lembaga lain.

Lebih lanjut, Armansyah menyebut bahwa kepala sekolah sedang mengikuti pelatihan di Medan sejak Senin hingga Rabu atau Kamis. Ia bahkan meminta agar surat yang telah dikirim difoto untuk disampaikan kembali.

Penjelasan tersebut justru menimbulkan kesan adanya pembelaan sepihak, alih-alih membuka ruang komunikasi yang transparan.

Situasi ini semakin menguatkan dugaan adanya tembok birokrasi yang sengaja dibangun untuk membatasi akses informasi. Pertanyaannya kini semakin tajam: apakah ini sekadar miskomunikasi, atau ada sesuatu yang memang ingin ditutupi?

Sekolah sebagai institusi publik tidak hanya berkewajiban mendidik, tetapi juga harus terbuka terhadap kontrol sosial, termasuk dari media. Ketika akses informasi ditutup, kepercayaan publik pun ikut tergerus.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepala sekolah SMK Negeri 3 Pematangsiantar belum memberikan klarifikasi resmi.

Publik kini menunggu, apakah akan ada penjelasan yang jernih, atau justru diam yang semakin mempertebal kecurigaan?

 

Kontributor : Valtin Silitonga-atapkota  |  Editor : Redaksi atapkota.com

Berita Terkait

Prabowo Terima Telepon Presiden Palestina Bahas Dukungan Indonesia
Prabowo Terima Menlu Qatar Bahas Investasi USD 4 Miliar
Danantara Raup USD 1,5 Miliar dari Global Bond Perdana
Ratusan Pelajar Sambut Presiden Jerman di Istana Merdeka
Presiden Jerman Optimistis IEU-CEPA Perkuat Hubungan Indonesia dan Jerman
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakati Penguatan Investasi dan Energi
Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Tiba di Jakarta Bertemu Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:45 WIB

Prabowo Terima Telepon Presiden Palestina Bahas Dukungan Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:39 WIB

Prabowo Terima Menlu Qatar Bahas Investasi USD 4 Miliar

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:30 WIB

Danantara Raup USD 1,5 Miliar dari Global Bond Perdana

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:25 WIB

Ratusan Pelajar Sambut Presiden Jerman di Istana Merdeka

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:16 WIB

Prabowo dan Presiden Jerman Sepakati Penguatan Investasi dan Energi

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:12 WIB

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:07 WIB

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Tiba di Jakarta Bertemu Prabowo

Senin, 15 Juni 2026 - 22:30 WIB

Bobby Nasution Larang ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Gunakan Vape, Pelanggar Terancam Sanksi Disiplin

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar, Sultan bin Saad Al-Muraikhi, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 15 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres

NASIONAL

Prabowo Terima Menlu Qatar Bahas Investasi USD 4 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 - 02:39 WIB

Keterangan Pers Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin, 15 Juni 2026. (Foto:Ist)

EKONOMI & BISNIS

Danantara Raup USD 1,5 Miliar dari Global Bond Perdana

Selasa, 16 Jun 2026 - 02:30 WIB

Ratusan pelajar menyambut kedatangan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dalam kunjungan kenegaraan ke Indonesia, pada Senin, 15 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres

NASIONAL

Ratusan Pelajar Sambut Presiden Jerman di Istana Merdeka

Selasa, 16 Jun 2026 - 02:25 WIB