ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar menggelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Rangkaian Kegiatan Old and New Kota Pematangsiantar Tahun 2025/2026 di Ruang Rapat Asisten Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar, Rabu (10/12/2025). Rapat ini dipimpin Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si.
Rapat tersebut dihadiri Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Lahiri Amri Ghoniyu Hasibuan, S.STP., M.A.P., Kepala Dinas Pariwisata Hamzah Fanshuri Damanik, S.STP., M.Si., Kabag Tapem Hendra Simamora, S.STP., M.Si., serta perwakilan dari Diskominfo, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, perbankan, dan unsur Kepolisian, termasuk Kabag Ops Polres Pematangsiantar AKP Ilham Harahap dan Kasat Intelkam Iptu Hary Isdyanto.
Dalam rapat tersebut, Junaedi menerima berbagai saran dan masukan dari peserta rapat. Masukan itu mencakup rencana memadukan unsur budaya adat Simalungun, kolaborasi UMKM dari perbankan maupun binaan daerah, hingga penyesuaian konsep acara agar lebih relevan dengan dinamika masyarakat. Selain itu, peserta juga mengusulkan penggalangan simpati bencana melalui kolaborasi Pemko Pematangsiantar dan Forkopimda bersama masyarakat.
Junaedi turut menekankan pentingnya pengaturan teknis acara. Oleh karena itu, ia meminta penataan parkir dilakukan secara tertib, koordinasi lintas sektor diperkuat, serta pasar murah selama tiga hari—29 sampai 31 Desember—dipersiapkan secara matang. Ia juga meminta Diskominfo mengoptimalkan publikasi dan mendorong masyarakat berjalan kaki menuju Lapangan Adam Malik demi kelancaran acara.
Selain menerima masukan teknis, Junaedi menyatakan bahwa pemerintah akan menggelar rapat lanjutan untuk menyesuaikan konsep acara dengan perkembangan informasi terkini, terutama terkait situasi di Sumatera Utara.
“Kita akan melakukan rapat lanjutan agar konsep acara benar-benar sesuai dengan situasi aktual. Selain itu, kita juga akan mengadakan doa bersama untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah,” ujar Junaedi.
Rapat ini menjadi langkah awal Pemko Pematangsiantar dalam menyusun acara pergantian tahun yang tertib, inklusif, dan selaras dengan kondisi sosial masyarakat. (AK1)




































