Lantik 69 Pejabat Manajerial, Rico Waas: Masyarakat Adalah Jabatan Tertinggi yang Harus Dilayani

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:01 WIB

40121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rico Waas melantik 69 pejabat manajerial Pemko Medan.

Rico Waas melantik 69 pejabat manajerial Pemko Medan.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas kembali melantik 69 pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan yang berlangsung di Balai Kota Medan, Kamis (18/6/2026), tersebut menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya orientasi pelayanan publik bagi seluruh aparatur sipil negara.

Dalam arahannya, Rico Waas mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar posisi dalam struktur birokrasi, melainkan amanah yang harus dijalankan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, hubungan dengan atasan merupakan bagian dari sistem hierarki organisasi, sedangkan masyarakat merupakan pihak yang harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.

“Yang harus dilayani setinggi-tingginya adalah masyarakat. Adapun kepada pemerintah maupun atasan, itu merupakan bagian dari fungsi jabatan dalam struktur hierarki organisasi agar roda pemerintahan berjalan dengan baik. Namun, yang harus selalu menjadi prioritas adalah masyarakat, karena merekalah yang berhak memperoleh pelayanan terbaik,” ujar Rico Waas.

Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Rico juga menegaskan bahwa promosi maupun mutasi merupakan bagian dari perjalanan karier yang harus dimaknai sebagai tanggung jawab baru, bukan sekadar perpindahan jabatan.

Ia mengajak seluruh pejabat untuk memiliki arah pengabdian yang jelas, sehingga setiap kebijakan dan keputusan yang diambil benar-benar berorientasi pada kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat.

“Ketika seseorang kehilangan keteguhan hati dan tujuan dalam bekerja, pikirannya akan mudah menjadi kabur. Karena itu, setiap langkah yang kita ambil harus dilandasi niat untuk mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat,” katanya.

Rico menambahkan, apabila seluruh aparatur menjadikan kepentingan masyarakat sebagai fokus utama, maka setiap persoalan dalam menjalankan tugas akan lebih mudah diselesaikan.

“Jika pikiran kita hanya tertuju pada kepentingan masyarakat, insyaallah setiap persoalan akan lebih jelas arah penyelesaiannya. Semua akan terasa lebih mudah ketika tujuan pengabdian kita tidak bergeser,” tuturnya.

Menghadapi tantangan pembangunan dan dinamika perkotaan yang semakin kompleks, Rico juga meminta seluruh jajaran Pemko Medan untuk terus meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, sekaligus menjunjung tinggi kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

“Adaptasi dan kepatuhan terhadap aturan merupakan kunci agar setiap tugas dapat dijalankan secara efektif, profesional, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Dari 69 pejabat yang dilantik, beberapa di antaranya menempati posisi strategis yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Ahmad Barli Mulia Nasution dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan. Sementara itu, Hendro Saut Manuntun Mulianto Tampubolon dipercaya menjabat Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan. Adapun Lisdiu Sinaga dilantik sebagai Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Wilayah Kecamatan Medan Kota.

Pelantikan tersebut turut disaksikan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, para asisten, Inspektur Kota Medan, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan.(MB/red)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru