ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Malam pergantian tahun 2025–2026 di Kota Pematangsiantar diisi dengan kegiatan kemanusiaan bertajuk “Pray for Sumatera” dan penggalangan dana bagi korban bencana alam. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Adam Malik, Rabu (31/12/2025) malam, dan dirangkai dengan doa lintas agama.
Penggalangan dana dilakukan melalui aplikasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang telah berlangsung sejak Senin (29/12/2025). Kegiatan ini bertujuan membantu korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, relawan, pemangku kepentingan, serta PT STTC yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan amal tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Wesly.
Didampingi Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny. Liswati Wesly Silalahi, Wesly menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir bencana alam terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dampak bencana tersebut sangat besar, baik secara fisik, sosial, maupun ekonomi.
“Banyak saudara-saudara kita yang meninggal dunia, kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, dan harus menjalani hari-hari yang berat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan “Pray for Sumatera”, Wesly menegaskan semangat kekeluargaan dan gotong royong masyarakat Kota Pematangsiantar untuk hadir berbagi empati dan kepedulian terhadap sesama.
“Kami mengimbau kepada kita semua untuk sedikit meringankan beban yang dirasakan para korban bencana. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat Kota Pematangsiantar turut merasakan duka yang sama dan siap membantu sesuai kemampuan masing-masing,” jelasnya.
Menjelang berakhirnya tahun 2025, Wesly mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai refleksi perjalanan sepanjang tahun, sekaligus menyongsong Tahun 2026 dengan optimisme.
“Mari kita menyongsong tahun 2026 dengan keyakinan bahwa hari esok akan lebih baik. Semangat kepedulian dan kebersamaan harus terus tumbuh demi mewujudkan Kota Pematangsiantar yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras,” ajaknya.
Dalam kesempatan itu, Wesly juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, membangun pemerintahan yang melayani, serta melaksanakan pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan amal ini. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas setiap niat baik dan perbuatan baik kita semua,” pungkasnya.
Pada kegiatan tersebut, Wali Kota Pematangsiantar bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyerahkan secara simbolis donasi yang telah dikumpulkan. Donasi tersebut akan disalurkan kepada para korban bencana, ditambah bantuan beras dari Pemko Pematangsiantar dan PT STTC. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa lintas agama.
Kegiatan “Pray for Sumatera” juga dimeriahkan dengan penampilan tarian etnis oleh Simalungun Home Dancer (Sihoda), pertunjukan barongsai persembahan PT STTC, serta penampilan grup band Kromatic.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina, anggota DPRD Kota Pematangsiantar Metro Bodyart Hutagaol, S.H., Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringganq, S.Sos., M.MAS., M.Han., perwakilan Forkopimda, keluarga Wesly Silalahi, perwakilan PT STTC, Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Uli Ilal Mahdi Nasution, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Uli Arianto, S.T., M.M., Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar Yudha Wirawan, pimpinan perbankan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pematangsiantar, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemko Pematangsiantar. (AP)




































