ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Harapan atas ketersediaan air bersih semakin nyata dirasakan warga Dusun II Silou Raya, Nagori Dame Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, ketika pengerjaan sumur bor oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0207/Simalungun mencapai kedalaman 62 meter pada Minggu, 15 Februari 2026.
Di titik pengeboran, deru mesin terdengar bersahutan dengan aktivitas warga dan personel TNI yang bekerja bergantian. Sejumlah anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terlibat dalam pengawasan alat, memastikan pipa tertanam presisi, serta menjaga stabilitas proses pengeboran. Medan tanah yang tidak sepenuhnya stabil membuat pekerjaan membutuhkan ketelitian ekstra.
Program TMMD Ke-127 di wilayah ini menempatkan pembangunan sumur bor sebagai salah satu prioritas. Selama ini, sebagian warga Dusun II Silou Raya masih mengandalkan sumber air terbatas. Pada musim kemarau, mereka harus berjalan cukup jauh untuk memperoleh air bersih guna kebutuhan rumah tangga.
Komandan Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0207/Simalungun, Letkol Infanteri Gede Agus Dian Pringgana, menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Air bersih adalah kebutuhan pokok. Kami berupaya agar warga dapat mengaksesnya tanpa kesulitan. Karena itu, pengerjaan dipercepat dengan tetap menjaga standar kualitas,” ujar Gede Agus.
Menurut dia, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kerja bersama. Kolaborasi antara aparat dan masyarakat terlihat dalam setiap tahapan pengerjaan.
Salah seorang warga Dusun II Silou Raya mengaku bersyukur atas pembangunan tersebut. Ia berharap sumur bor itu dapat segera difungsikan agar kebutuhan air keluarga dan lingkungan sekitar terpenuhi secara berkelanjutan.
Dengan capaian kedalaman 62 meter, sumur bor itu ditargetkan mampu menghasilkan debit air yang stabil dan layak konsumsi. Warga kini menanti hasil uji debit dan kualitas air sebagai tahap akhir sebelum distribusi dimanfaatkan secara luas.
Jika berjalan sesuai rencana, sumur bor ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang atas persoalan keterbatasan air bersih yang selama ini membayangi sebagian masyarakat Nagori Dame Raya. (AP/red)

































