ATAPKOTA.COM, SUMUT – Sebanyak 136 personel Polda Sumatera Utara menerima tanda kehormatan Satyalancana Kesetiaan dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Lapangan KS Tubun Polda Sumut, Medan, Rabu, 18 Februari 2026. Penganugerahan itu diberikan kepada anggota yang dinilai memenuhi syarat masa dinas dan rekam jejak tanpa pelanggaran.
Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, dalam amanat yang dibacakan Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan, menyatakan Satyalancana Kesetiaan bukan sekadar penghargaan atas lamanya masa pengabdian, melainkan bentuk pengakuan negara atas kesetiaan, integritas, dan disiplin personel.
“Penghargaan ini diberikan kepada anggota yang telah mengabdi selama delapan, 16, dan 24 tahun secara terus-menerus dengan catatan dinas yang bersih. Ini adalah wujud apresiasi negara sekaligus cermin komitmen menjaga profesionalisme,” ujar Sonny membacakan amanat Kapolda.
Satyalancana Kesetiaan merupakan tanda kehormatan yang ditetapkan dan ditandatangani Presiden Republik Indonesia. Karena itu, menurut Kapolda, penghargaan tersebut mengandung tanggung jawab moral bagi penerimanya untuk menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing.
Dalam amanatnya, Kapolda menekankan bahwa profesionalisme Polri tidak hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga konsistensi memegang teguh sumpah jabatan. Integritas dan kejujuran disebut sebagai fondasi membangun kepercayaan publik, sementara disiplin dan loyalitas menjadi penopang soliditas organisasi.
Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan penganugerahan itu juga dimaknai sebagai momentum refleksi internal. Tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks, mulai dari keamanan hingga pelayanan publik, menuntut setiap personel bekerja secara profesional, humanis, dan akuntabel.
Kapolda berharap penghargaan tersebut tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi menjadi pemicu peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Sumatera Utara.
Dengan penganugerahan kepada 136 personel, Polda Sumut menegaskan komitmennya membangun kultur organisasi yang disiplin dan berintegritas guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. (AP/red)



































