ATAPKOTA.COM. SUMUT – Kepolisian Daerah Sumatera Utara meningkatkan patroli subuh selama Ramadan 1447 Hijriah untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Kebijakan itu ditegaskan di Medan pada Sabtu, 21 Februari 2026, sebagai bagian dari langkah preventif yang diperluas ke seluruh wilayah kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Patroli digelar serentak oleh jajaran polres hingga polsek. Petugas menyasar kawasan permukiman, jalan protokol, pusat keramaian, serta titik yang kerap menjadi lokasi berkumpul remaja selepas sahur.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut, Komisaris Besar Polisi Ferry Walintukan, menyatakan peningkatan patroli merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan pendekatan pencegahan.
“Selama Ramadan, patroli subuh kami tingkatkan untuk mengantisipasi potensi gangguan seperti balap liar, tawuran, dan tindak kriminalitas lainnya. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah,” kata Ferry.
Selain patroli subuh, Polda Sumut juga menempatkan personel untuk mengamankan pelaksanaan salat tarawih, mengatur arus lalu lintas menjelang berbuka puasa, serta berjaga di sejumlah masjid dan pusat perbelanjaan yang mengalami peningkatan aktivitas.
Ferry menyebut pola pengamanan dilakukan secara humanis melalui dialog dan imbauan, khususnya kepada generasi muda, agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengedepankan langkah pencegahan. Personel di lapangan memberikan edukasi agar masyarakat bersama-sama menjaga suasana Ramadan tetap aman dan nyaman,” ujarnya.
Polda Sumut juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan gangguan kamtibmas melalui layanan kepolisian 110 atau kantor polisi terdekat. Kepolisian memastikan seluruh jajaran tetap siaga selama Ramadan agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan masyarakat umum tetap beraktivitas secara aman. (*)

































