Diduga Ambil Sawit di Areal HGU, Warga Diberi Peringatan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:27 WIB

40205 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

seorang pria yang diduga warga Dusun Semedang Jaya, Gampong Semenah Jaya, membawa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit keluar dari kawasan HGU.

seorang pria yang diduga warga Dusun Semedang Jaya, Gampong Semenah Jaya, membawa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit keluar dari kawasan HGU.

ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Tim keamanan gabungan yang terdiri dari personel Brimob dan petugas keamanan perusahaan melakukan patroli rutin di kawasan perkebunan berstatus hak guna usaha (HGU) di Aceh Timur pada Rabu, 4 Maret 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Patroli tersebut bertujuan menjaga keamanan aset perusahaan di area perkebunan.

Dalam patroli tersebut, petugas mendapati seorang pria yang diduga warga Dusun Semedang Jaya, Gampong Semenah Jaya, membawa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit keluar dari kawasan HGU.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, TBS tersebut rencananya akan dijual ke salah satu gudang sawit yang berada di kawasan hutan tanaman industri (HTI).

Menindaklanjuti temuan itu, tim keamanan melakukan penelusuran dan menemukan TBS yang telah berada di gudang. Petugas kemudian mengambil kembali buah sawit tersebut untuk dikembalikan ke perusahaan pemegang konsesi, PT Parama Agro Sejahtera (PT PAS).

Saat proses pengambilan berlangsung, sempat terjadi kesalahpahaman antara petugas keamanan dan oknum warga tersebut. Namun situasi segera dapat dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Mengingat peristiwa terjadi di bulan suci Ramadan, petugas memilih pendekatan persuasif dengan memberikan peringatan kepada yang bersangkutan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Pihak perusahaan melalui tim keamanan menegaskan akan terus melakukan patroli rutin guna menjaga keamanan dan aset perusahaan di kawasan perkebunan.

Selain itu, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penanganan di lapangan guna menjaga situasi tetap kondusif. (Hasbi/red)

Berita Terkait

Tingkatkan Kesiapsiagaan, PLN UP3 Pematangsiantar Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat
Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Hadirkan Cek Kesehatan hingga Sunat Massal
Dugaan Pemerasan Mengatasnamakan Wartawan, Ketua SMSI Samosir Minta Polisi Ungkap Fakta Secara Transparan
Satgas PRR Datangi Asahan, Pemkab Paparkan Kebutuhan Rehabilitasi Pascabencana
Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana
Prabowo Naik LRT Jakarta Bersama Warga, Ini Cerita Penyandang Disabilitas, Lansia, dan Pelajar
28 Menit dari Kelapa Gading ke Manggarai, Prabowo Jajal LRT Jakarta
Prabowo Minta Sanksi Karhutla Diperberat, Usulkan Istilah “Terorisme Ekologi”

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:39 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan, PLN UP3 Pematangsiantar Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Kamis, 17 September 2026 - 14:26 WIB

Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Hadirkan Cek Kesehatan hingga Sunat Massal

Kamis, 17 September 2026 - 10:16 WIB

Dugaan Pemerasan Mengatasnamakan Wartawan, Ketua SMSI Samosir Minta Polisi Ungkap Fakta Secara Transparan

Kamis, 17 September 2026 - 05:43 WIB

Satgas PRR Datangi Asahan, Pemkab Paparkan Kebutuhan Rehabilitasi Pascabencana

Kamis, 17 September 2026 - 01:35 WIB

Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana

Rabu, 16 September 2026 - 23:30 WIB

28 Menit dari Kelapa Gading ke Manggarai, Prabowo Jajal LRT Jakarta

Rabu, 16 September 2026 - 23:03 WIB

Prabowo Minta Sanksi Karhutla Diperberat, Usulkan Istilah “Terorisme Ekologi”

Rabu, 16 September 2026 - 22:42 WIB

KMP Virgo Transport 8 Kecelakaan, Prabowo Minta Investigasi dan Penanganan Keluarga Korban

Berita Terbaru