Terima Bupati Nias Utara, Bobby Nasution Dorong Peta Pembangunan Agar Anggaran Tepat Sasaran

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:40 WIB

4095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menekankan pentingnya pemetaan prioritas pembangunan saat menerima Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu di Kantor Gubernur Sumut.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menekankan pentingnya pemetaan prioritas pembangunan saat menerima Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu di Kantor Gubernur Sumut.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menekankan pentingnya pemetaan rencana pembangunan daerah guna menentukan skala prioritas sektor yang akan dikembangkan. Ia menilai langkah tersebut menjadi kunci agar penggunaan anggaran pemerintah benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Bobby saat menerima audiensi Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis (12/3/2026) di ruang kerja gubernur.

Dalam pertemuan tersebut, Bobby didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, di antaranya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) Sumut Dikky Anugerah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Chandra Dalimunthe, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Erwin Hotmansah Harahap.

Menurut Bobby, wilayah Nias Utara memiliki potensi sumber daya yang cukup besar. Pemerintah provinsi, kata dia, membuka peluang untuk melakukan intervensi pembangunan apabila daerah tersebut membutuhkan dukungan tambahan dari pemerintah tingkat provinsi.

“Kami melihat potensi sumber daya di Nias Utara cukup besar. Jika memang diperlukan, Pemerintah Provinsi siap melakukan intervensi pembangunan. Urusan pemerintahan wajib juga tetap kami siapkan agar pelayanan publik tetap berjalan,” ujar Bobby.

Ia menegaskan, arah pembangunan di wilayah Kepulauan Nias harus disusun berdasarkan pemetaan yang jelas. Dengan peta tersebut, pemerintah dapat menentukan sektor yang perlu diprioritaskan untuk dikembangkan.

“Misalnya apakah kawasan itu lebih kuat sebagai hub ekonomi dan logistik, zona produksi, atau destinasi wisata dan budaya. Dari situ kita bisa melihat sektor mana yang perlu diperbaiki atau dibangun lebih dulu. Karena itu saya meminta pemetaan yang detail agar prioritas pembangunan lebih jelas,” kata Bobby.

Selain potensi ekonomi, Bobby juga menyoroti sejumlah kondisi di wilayah Kepulauan Nias yang memerlukan perhatian khusus. Ia menilai peningkatan pelayanan publik di sektor kesehatan dan pendidikan menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani.

Menurutnya, pemerintah provinsi akan berupaya membantu peningkatan sarana pendidikan dan fasilitas kesehatan, meskipun tetap mempertimbangkan keterbatasan anggaran yang tersedia.

“Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, kita harus melihat terlebih dahulu sektor mana yang paling membutuhkan perhatian,” ujarnya.

Bobby juga menyampaikan rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk berkantor sementara di wilayah Kepulauan Nias setelah Hari Raya Idulfitri guna meninjau langsung kondisi pembangunan di daerah tersebut.

“Setelah Idulfitri nanti, kami berencana berkantor di sana agar bisa melihat langsung kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini memperoleh tambahan dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp114 miliar. Ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat mempercepat pembangunan di daerahnya yang masih tergolong wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

“Kami mengapresiasi perhatian Bapak Gubernur terhadap Nias Utara. Kami berharap dukungan pemerintah provinsi dapat membantu perbaikan infrastruktur jalan serta fasilitas pendidikan dan kesehatan yang kondisinya masih memprihatinkan,” ujar Amizaro. (AP/red)

Berita Terkait

Usai Diberitakan, Bendera Merah Putih Berkibar di SMKN 3 Pematangsiantar: Apa Sanksi Lalai ke Pihak Sekolah?
Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari
Capaian 100 Hari Polres Karo: Dari Kasus Kriminal hingga Ladang Ganja Terungkap
Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Apa Ada yang Disembunyikan?
Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong
Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara
Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan
Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:28 WIB

Usai Diberitakan, Bendera Merah Putih Berkibar di SMKN 3 Pematangsiantar: Apa Sanksi Lalai ke Pihak Sekolah?

Selasa, 21 April 2026 - 13:10 WIB

Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari

Selasa, 21 April 2026 - 11:45 WIB

Capaian 100 Hari Polres Karo: Dari Kasus Kriminal hingga Ladang Ganja Terungkap

Selasa, 21 April 2026 - 10:55 WIB

Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Apa Ada yang Disembunyikan?

Selasa, 21 April 2026 - 10:12 WIB

Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong

Senin, 20 April 2026 - 18:55 WIB

Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan

Senin, 20 April 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Senin, 20 April 2026 - 18:04 WIB

Jembatan Gang Damai Ambruk, Pemko Medan Ajukan Pinjam Pakai Lahan ke PT KAI

Berita Terbaru

Prakiran Cuaca Perjam untuk Kota Pematangsiantar

Cuaca & bencana

Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:10 WIB