ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Pemerintah kembali menggelar program mudik gratis melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat menjelang hari raya. Kegiatan pelepasan peserta berlangsung di Jakarta Pusat, Selasa (17 Maret 2026), dengan melibatkan ribuan pemudik dari wilayah perkotaan.
Gibran Rakabuming Raka selaku Wakil Presiden secara langsung melepas peserta Program Mudik Bersama yang diselenggarakan oleh PT Danareksa (Persero) di kawasan Menara Danareksa.
Program ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, tertib, dan terjangkau, terutama menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.
Dalam sambutannya, Wapres menekankan bahwa mudik bukan sekadar perpindahan fisik, tetapi momentum sosial yang mempertemukan kembali keluarga.
“Mudik adalah waktu yang dinantikan para perantau untuk kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan, mengingat tingginya arus mobilitas pada periode mudik.
“Jaga kesehatan dan keselamatan. Jika lelah, manfaatkan tempat istirahat yang tersedia,” kata Gibran.
Program mudik gratis ini diikuti ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pekerja hingga masyarakat umum. Panitia menyediakan armada bus menuju sejumlah kota di Pulau Jawa, seperti Solo, Yogyakarta, dan Surabaya.
Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Yadi Jaya Ruchandi, menyebut program ini sebagai bentuk kontribusi BUMN dalam mendukung kebutuhan transportasi masyarakat.
Menurutnya, penyediaan fasilitas mudik gratis menjadi alternatif bagi warga agar dapat pulang kampung dengan biaya lebih terjangkau sekaligus meningkatkan aspek keselamatan perjalanan.
Dalam kegiatan tersebut, Wapres juga meninjau kesiapan armada bus serta berdialog langsung dengan peserta. Ia memastikan kondisi kendaraan dan kesiapan teknis sebelum keberangkatan.
Selain itu, Wapres menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan peserta sebagai bentuk dukungan moral kepada masyarakat yang akan menempuh perjalanan jauh.
Kehadiran pemerintah dalam kegiatan ini juga diiringi dengan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan mudik, termasuk unsur TNI, Polri, aparatur sipil negara, serta tenaga pendukung lainnya.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang tetap bertugas selama masa mudik untuk menjaga kelancaran dan keamanan,” ujarnya.
Program ini diharapkan tidak hanya membantu mobilitas masyarakat, tetapi juga mengurangi kepadatan lalu lintas serta potensi risiko kecelakaan di jalur mudik.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan BUMN, pelaksanaan mudik diharapkan berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman. (Edo/red)
































