ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kepolisian Sektor Bangun menggelar kegiatan sosial bertajuk Sapa Ramadan Door to Door sebagai bagian dari upaya mendekatkan diri dengan masyarakat, yang berlangsung di Kabupaten Simalungun, Kamis (18 Maret 2026). Dalam kegiatan itu, aparat tidak hanya berbuka puasa bersama, tetapi juga menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim dan warga kurang mampu.
Kapolsek Bangun, AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan yang digelar di Markas Komando Polsek Bangun, Jalan Asahan Km 17, Nagori Bangun, Kecamatan Gunung Malela. Sebanyak 10 anak yatim menerima bantuan berupa takjil dan bingkisan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari agenda rutin kepolisian dalam membangun hubungan sosial yang lebih erat dengan masyarakat.
“Program ini menjadi sarana memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat, sekaligus berbagi di bulan Ramadan,” ujar Verry saat dikonfirmasi.
Kegiatan tersebut merujuk pada pelaksanaan tugas kepolisian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta program internal Polres Simalungun selama Ramadan.
Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin secara sederhana. Suasana berlangsung hangat, dengan interaksi langsung antara aparat kepolisian, anak-anak, dan masyarakat yang hadir.
Dalam sambutannya, Kapolsek menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial. Ia juga menyampaikan pesan motivasi kepada anak-anak agar tetap bersemangat dalam menempuh pendidikan.
Ia mengingatkan anak-anak untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan, sekaligus mengajak mereka untuk terus membangun cita-cita.
“Anak-anak harus tetap semangat belajar dan menjaga diri dari pengaruh negatif. Masa depan bangsa bergantung pada generasi muda,” kata Hengky.
Selain itu, Kapolsek menegaskan bahwa kehadiran kepolisian tidak semata sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial.
Pada puncak kegiatan, Kapolsek menyerahkan langsung santunan kepada anak-anak yatim. Penyerahan bantuan dilakukan secara sederhana dengan tetap menjaga martabat penerima, sejalan dengan prinsip pemberitaan ramah perempuan dan anak.
Sejumlah personel Polsek Bangun turut terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk unsur Bhayangkari yang membantu pelaksanaan acara. Kehadiran mereka memperkuat suasana kebersamaan selama kegiatan berlangsung.
Menurut Verry, kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menciptakan situasi keamanan yang kondusif selama Ramadan.
Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Bangun dilaporkan tetap aman dan terkendali. (AP/red)




































