ATAPKOTA.COM, MEDAN — Kepolisian Daerah Sumatera Utara memperketat pengamanan di kawasan wisata dan jalur lalu lintas selama libur Idul Fitri 1447 H. Langkah ini dilakukan pada Sabtu (22 Maret 2026) sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat di Sumatera Utara.
Pengamanan terintegrasi itu dijalankan melalui Operasi Ketupat Toba 2026 dengan melibatkan ribuan personel gabungan. Aparat dari Polri, TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait disebar di titik-titik strategis, terutama di jalur rawan kemacetan dan destinasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung.
Sejumlah kawasan wisata unggulan seperti Danau Toba dan Berastagi menjadi fokus utama pengamanan. Petugas tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada wisatawan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban.
Selain destinasi wisata, aparat juga mengamankan objek vital, termasuk tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, hingga pelabuhan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat selama periode libur panjang.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan, menegaskan bahwa pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat.
Ia menyebut, kepolisian mengoptimalkan kehadiran personel di lapangan guna menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran arus lalu lintas. “Personel kami siagakan di objek wisata dan jalur utama agar situasi tetap kondusif dan pergerakan kendaraan tidak terhambat,” ujarnya.
Menurut Ferry, pendekatan yang diterapkan mengedepankan cara humanis dan responsif. Aparat ditempatkan di titik rawan kemacetan dan kecelakaan, disertai peningkatan patroli di lokasi wisata dengan tingkat kunjungan tinggi.
Ia menambahkan, langkah preemtif dan preventif terus diperkuat melalui pengaturan lalu lintas, patroli rutin, serta edukasi kepada masyarakat. Kepolisian juga mengingatkan pengunjung untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan maupun saat beraktivitas di lokasi wisata.
Dalam keterangannya, Ferry mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, serta menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Data sementara selama operasi menunjukkan adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Penurunan ini mengindikasikan efektivitas kehadiran personel di lapangan dalam mengendalikan risiko selama arus libur Lebaran.
Dengan sinergi lintas sektor dan kesiapsiagaan aparat, Polda Sumut menargetkan seluruh rangkaian libur Lebaran di wilayah Sumatera Utara berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati momen kebersamaan tanpa gangguan berarti. (AP/red)
































