Tinjau Saat Hujan Deras, Bobby Nasution Soroti Lambannya Proyek Tanggul Tukka

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 21:40 WIB

40162 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah hujan deras Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi Bupati tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu meninjau proses pengerjaan pembangunan tanggul Sungai Tukka di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapteng, Senin (13/4/2026).

Di tengah hujan deras Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi Bupati tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu meninjau proses pengerjaan pembangunan tanggul Sungai Tukka di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapteng, Senin (13/4/2026).

ATAPKOTA.COM, TAPTENG – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengingatkan penanggung jawab proyek tanggul dan sabodam Sungai Tukka di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), agar segera mempercepat pengerjaan. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi banjir susulan yang dapat berdampak pada permukiman warga.

Peringatan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat meninjau langsung proses pembangunan tanggul dan sabodam di Desa Hutanabolon, Senin (13/4/2026). Dalam kunjungan itu, ia berdialog dengan pihak pelaksana proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, serta Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, guna mencari solusi atas berbagai kendala di lapangan.

“Yang kita khawatirkan, kalau ini tidak cepat selesai, nanti dampaknya dirasakan masyarakat di sini. Makanya saya tekankan agar kita saling mendukung. Mana yang belum selesai secara administrasi, segera dituntaskan. Untuk masalah lahan, kami (Pemprov Sumut) sudah membicarakannya dengan BPN (Badan Pertanahan Nasional),” ujar Bobby Nasution.

Di tengah dialog yang berlangsung saat hujan deras, Bobby menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Ia meminta agar tidak ada pihak yang hanya menunggu, melainkan aktif saling mendukung dan mempermudah proses pekerjaan.

“Saya minta dalam satu pekan ini sudah ada progres yang baik. Karena kami sudah sering datang ke sini untuk memastikan kondisi masyarakat baik-baik saja. Sementara langkah pemulihan pascabencana terus dilakukan semua pihak, termasuk TNI dan swasta,” tegasnya.

Hujan deras yang mengguyur lokasi peninjauan mendorong Bobby melihat langsung kondisi dari atas timbunan tanggul. Ia menyaksikan peningkatan debit air yang terjadi dalam waktu singkat, yang dinilainya sangat mengkhawatirkan. Apalagi, Kecamatan Tukka tercatat telah tiga kali dilanda banjir bandang, yakni pada November 2025, Januari 2026, dan Februari 2026 menjelang Ramadan.

“Intinya, jangan ada lagi alasan karena anggarannya sudah ada. Silakan siapkan segera. Termasuk Pak Bupati Tapteng, kami harapkan dukungannya dari Pemkab agar ini secepatnya bisa diselesaikan. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Jangan sampai banjir kembali terjadi dan kita harus mengulang pekerjaan dari awal,” tegas Bobby Nasution.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya pemerintah pusat dan provinsi dalam percepatan pemulihan pascabencana. Meski dengan keterbatasan, pihaknya memastikan kesiapan dalam memenuhi berbagai kebutuhan untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana (R3P) yang direncanakan berlangsung hingga 2028. (AP/red)

Berita Terkait

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik
Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati
Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi
Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
PN Bengkulu Vonis Yayan 12 Tahun Penjara dalam Perkara Persetubuhan Anak Menggunakan Sajam
Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu
Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:18 WIB

PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Kapolres untuk Jaga Keamanan dan Keandalan Listrik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Ramses Walmanto Manurung Tampung Keluhan Warga soal Sampah dan Lampu Jalan Mati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Rakernas III PJS Digelar di Batam 4–5 November 2026, Bahas Pengesahan Lima Pedoman Organisasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Borong Prestasi di Lima Kategori, TP PKK Asahan Jadi Juara Umum HKG Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dana 67 Juta Belum Kembali, Warga Laporkan Oknum Polisi ke Polda Bengkulu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Panitia Pemilihan Rektor USI: Suara Senat Bukan Penentu Akhir, 3 Calon Rektor USI Ikuti Seluruh Tahapan Seleksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Hidayati Laporkan Ratnawati ke Polda Bengkulu atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah

Berita Terbaru