ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota Pematangsiantar menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-37 tingkat Kecamatan Siantar Marihat yang berlangsung di Kantor Camat Siantar Marihat, Jalan Melanthon Siregar, Sabtu (18 April 2026) malam. Penutupan ditandai dengan penyerahan piala bergilir kepada Kelurahan Parhorasan Nauli sebagai juara umum.
Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., diwakili Asisten Administrasi Umum Setdako, Dedy Tunasto Setiawan, S.H., M.H., memimpin penutupan kegiatan tersebut. Pemerintah kota menilai MTQN tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari penguatan nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Atas nama pemerintah kota, kami mengapresiasi seluruh peserta, dewan hakim, dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan ini,” ujar Dedy dalam sambutannya.
Ia menegaskan, MTQN menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter generasi yang berakhlak. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam tata kelola pemerintahan.
Dedy juga mengingatkan peserta untuk menjadikan capaian dalam MTQN sebagai bagian dari proses pembelajaran. Ia menyebut, kemenangan bukan satu-satunya tujuan, melainkan upaya meningkatkan kemampuan dan memperkuat keimanan.
“Bagi yang belum meraih juara, partisipasi ini tetap memiliki nilai ibadah dan menjadi pengalaman berharga,” katanya.
Sebelumnya, Camat Siantar Marihat, Pedi Arianto Sitopu, S.E., M.Si., menekankan bahwa MTQN memiliki fungsi lebih luas dari sekadar perlombaan. Ia menyebut kegiatan ini menjadi ruang pembinaan karakter generasi muda.
“Melalui MTQN, kita mendorong lahirnya generasi yang menjaga persaudaraan, memperkuat silaturahmi, serta memiliki potensi untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Pedi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan.
Menurutnya, MTQN menjadi bagian dari upaya mendukung visi pembangunan Kota Pematangsiantar yang menekankan aspek kecerdasan, kesehatan, kreativitas, dan keselarasan sosial.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam penutupan tersebut, antara lain Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Irwansyah Saragih, S.Sos., M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), serta perwakilan organisasi masyarakat. AP/red)

































