ATAPKOTA.COM, SAMOSIR — Pemerintah Kabupaten Samosir menyalurkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo, Rabu, 6 Mei 2026. Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk turun langsung menyerahkan bantuan tunai, sembako, dan bahan bangunan kepada tiga keluarga terdampak.
Kehadiran Wakil Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir menjadi bentuk dukungan moral sekaligus kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.
Turut mendampingi dalam penyerahan bantuan tersebut para staf ahli bupati, para asisten daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, pimpinan organisasi perangkat daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli Ariston Tua Sidauruk bersama anggota PKK, serta Kepala Desa Dosroha Agustinus Sijabat.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Samosir menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp36.120.000 dan bantuan sembako kepada korban terdampak kebakaran. Bantuan tersebut berasal dari aksi sosial aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Samosir.
Selain bantuan tunai, pemerintah daerah juga memberikan bantuan bahan bangunan senilai Rp8 juta untuk masing-masing keluarga korban guna membantu proses pemulihan tempat tinggal.
Sebelumnya, melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan logistik darurat berupa buffer stock dan mendirikan tenda sementara untuk kebutuhan pengungsian korban.
Pemerintah Kabupaten Samosir juga memastikan dokumen administrasi kependudukan milik warga yang terbakar akan dibantu pengurusannya agar korban tidak mengalami kendala administratif pascakejadian.
Bantuan tersebut diserahkan kepada keluarga Karmidin Manik, Lince Sinaga, dan Veran Manihuruk.
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami warga Desa Dosroha. Ia menegaskan pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat terdampak tidak menghadapi situasi tersebut sendirian.
“Kami turut merasakan duka yang dialami keluarga korban. Pemerintah hadir sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan masyarakat yang tertimpa musibah tetap mendapat perhatian dan dukungan,” ujar Ariston.
Ia juga mengajak para korban tetap tabah dan menjaga semangat untuk bangkit kembali setelah musibah kebakaran.
“Semoga keluarga korban tetap kuat menghadapi cobaan ini dan perlahan dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ariston turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, terutama yang disebabkan korsleting listrik maupun kelalaian penggunaan peralatan rumah tangga.
Ia meminta warga rutin memeriksa instalasi listrik, kompor, dan perlengkapan lainnya guna meminimalkan risiko kebakaran.
Sementara itu, perwakilan korban dari keluarga Karmidin Manik menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Samosir.
Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah secara langsung memberi dukungan moril bagi keluarga korban untuk kembali bangkit setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
“Kami berterima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Kehadiran pemerintah memberi semangat bagi kami untuk tetap kuat menghadapi keadaan ini,” ujarnya.
Meski bantuan darurat telah disalurkan, proses pemulihan pascakebakaran diperkirakan masih membutuhkan dukungan lanjutan, terutama dalam pemulihan tempat tinggal dan kebutuhan dasar keluarga terdampak. (AP/red)
































