Bawaslu Aceh Singkil Cetak Pengawas Partisipatif, Libatkan Mahasiswa dan Masyarakat Kawal Demokrasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:14 WIB

4074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawaslu Aceh Singkil menggelar Pendidikan Pengawas Partisipatif.

Bawaslu Aceh Singkil menggelar Pendidikan Pengawas Partisipatif.

ATAPKOTA.COM, ACEH SINGKIL – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Aceh Singkil menggelar Pendidikan Pengawas Partisipatif di Aula Kantor Desa Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, pada Senin, 13 Juli 2026, sebagai upaya memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi. Kegiatan tersebut diikuti 40 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat.

Program pendidikan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai tugas, fungsi, dan kewenangan Bawaslu, sekaligus mendorong lahirnya pengawas partisipatif yang mampu berperan aktif dalam mencegah dan mengawasi potensi pelanggaran pemilu maupun pemilihan.

Ketua Bawaslu Aceh Singkil, H. Syamsul Arifin, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang demokratis tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Pengawasan partisipatif merupakan strategi yang efektif untuk mendorong masyarakat menjadi bagian dari proses pengawasan sehingga potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini. Mahasiswa sebagai agen perubahan dan masyarakat sebagai pemilik kedaulatan memiliki peran penting dalam menciptakan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas,” ujar Syamsul.

Ia berharap pendidikan tersebut mampu melahirkan pengawas partisipatif yang memiliki pengetahuan, kepedulian, serta keberanian mengawal setiap tahapan pemilu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan dibuka oleh Anggota Bawaslu Provinsi Aceh sekaligus Koordinator Wilayah Aceh Singkil, Safwani, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia menilai pengawas partisipatif merupakan mitra strategis Bawaslu dalam memperkuat penyelenggaraan pemilu yang demokratis, berkeadilan, dan berintegritas.

Selama kegiatan, peserta memperoleh sejumlah materi yang disampaikan oleh para narasumber dari Bawaslu Aceh Singkil. Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Ismail Angkat, S.IP., M.I.P., memaparkan materi mengenai teknis pengawasan partisipatif berbasis digital. Sementara itu, Ketua Bawaslu Aceh Singkil, H. Syamsul Arifin, membawakan materi penguatan jaringan pengawas partisipatif, sedangkan anggota Bawaslu Tamsir, S.Pd., menyampaikan materi mengenai penanganan pelanggaran pemilu.

Selain memahami tugas dan fungsi Bawaslu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pencegahan pelanggaran, mekanisme penanganan pelanggaran, serta pentingnya menjaga netralitas dan etika dalam pengawasan pemilu.

Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui diskusi, sesi tanya jawab, dan pembahasan studi kasus yang berkaitan dengan dinamika kepemiluan. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya mereka berdiskusi mengenai mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran serta peran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di Aceh Singkil.

Syamsul berharap kegiatan tersebut dapat membangun jaringan pengawas partisipatif yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Aceh Singkil. Menurutnya, para peserta diharapkan menjadi mitra strategis Bawaslu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menjadi pelopor pengawasan yang independen dan bertanggung jawab.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah nyata membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga demokrasi adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara penyelenggara pemilu, mahasiswa, dan masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” tutup Syamsul.

Laporan : Dalian bancin – atapkota.

Berita Terkait

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo
Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat
Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba
Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi
Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan
Belacan Khas Asahan Ditargetkan Tembus Pasar Thailand, Pemkab Siapkan Dukungan untuk UMKM
Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana
Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Siapkan Modal Usaha bagi 50 Warga

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:37 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 23:32 WIB

Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 22:35 WIB

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Kamis, 3 September 2026 - 21:00 WIB

Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Siapkan Modal Usaha bagi 50 Warga

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Wabup Simalungun Minta Pasar Lokal Dilibatkan dalam Rantai Pasok Program MBG

Berita Terbaru