Bupati Samosir Salurkan 5 Ton Bibit Kentang, Ajak Petani Buktikan Keberhasilan Program Kolaborasi Sumut Berkah

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:34 WIB

4027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom saat menyerahkan bibit kentang secara simbolis.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom saat menyerahkan bibit kentang secara simbolis.

ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menyalurkan bantuan 5 ton bibit kentang kepada empat kelompok tani sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama unsur DPRD Kabupaten Samosir yang diwakili Parluhutan Samosir, pada Selasa (21/7/2026) di lahan milik Kelompok Tani Hariara Makmur, Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian.

Pada kesempatan itu, Bupati Vandiko bersama para petani juga melakukan penanaman perdana bibit kentang sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Program Kolaborasi Sumut Berkah di wilayah tersebut.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kolaborasi Sumut Berkah yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 5 ton bibit kentang dialokasikan untuk dikembangkan di lahan seluas lima hektare yang dikelola oleh empat kelompok tani.

Rinciannya, Kelompok Tani Hariara Makmur di Desa Hariara Pintu mengelola lahan seluas satu hektare, Kelompok Tani Marsada di desa yang sama mengelola dua hektare, Kelompok Tani Pasorba di Desa Partungko Naginjang mengelola satu hektare, serta Kelompok Tani Sejati di Desa Hutagalung mengelola satu hektare.

Selain bibit kentang, para petani juga menerima bantuan pupuk organik cair (POC). Pemerintah Kabupaten Samosir turut menambah dukungan dengan menyalurkan pupuk organik cair sebanyak 50 liter, atau masing-masing 10 liter untuk setiap hektare lahan yang dikelola.

Bupati Vandiko mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya memperjuangkan berbagai bantuan bagi petani melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pemerintah pusat.

Menurutnya, bantuan yang diterima merupakan hasil koordinasi dan pengusulan yang dilakukan Pemkab Samosir sehingga dapat direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Usulan dari bapak dan ibu kami perjuangkan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan hari ini dapat direalisasikan. Ini membuktikan bahwa kolaborasi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi petani,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan, pembangunan sektor pertanian tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten. Oleh karena itu, diperlukan sinergi pendanaan antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga pihak swasta.

Vandiko berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal sebagai modal untuk meningkatkan hasil produksi sekaligus kesejahteraan petani. Ia juga mengingatkan bahwa bantuan bersifat stimulan sehingga keberlanjutan program sangat bergantung pada keberhasilan kelompok tani dalam mengelolanya.

“Keberhasilan ada di tangan bapak dan ibu. Air tersedia, pupuk sudah diberikan, bibit juga sudah ada. Jika program ini berhasil, kepercayaan pemerintah akan semakin besar sehingga bantuan berikutnya dapat kembali diperoleh,” katanya.

Lebih lanjut, Vandiko menjelaskan bahwa bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diperoleh melalui proses seleksi di antara 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Karena itu, ia mengajak para petani membuktikan bahwa bantuan tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

“Mari kita tunjukkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bahwa bantuan ini memberikan hasil nyata dan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Samosir Parluhutan Samosir, yang mewakili Ketua DPRD, mengapresiasi langkah Pemkab Samosir dalam memperoleh dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Menurutnya, kolaborasi antarpemerintah menjadi penting mengingat kemampuan fiskal daerah masih terbatas. Ia juga mendorong lahirnya lebih banyak petani muda yang mampu menghadirkan inovasi dan teknologi dalam sektor pertanian.

“Petani milenial perlu terus didukung karena mampu membawa inovasi bagi kemajuan sektor pertanian. Bantuan ini harus dimanfaatkan dengan baik agar program dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir Tumiur Gultom menjelaskan bahwa selain menyalurkan 5 ton bibit kentang, pemerintah juga memberikan bantuan pupuk organik cair dan POC kepada empat kelompok tani penerima manfaat sebagai pendukung keberhasilan budidaya.

Di sisi lain, Ketua Kelompok Tani Hariara Makmur Joni Pasaribu menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap petani di Kabupaten Samosir.

Ia mengatakan kelompok tani yang dipimpinnya kini beranggotakan 23 orang dan masih terbuka bagi masyarakat yang ingin bergabung.

“Kami akan menjaga kepercayaan pemerintah dengan menunjukkan hasil panen yang baik. Pendampingan yang selama ini diberikan sangat membantu petani meningkatkan kemampuan dalam budidaya,” kata Joni.

Ia menambahkan, berbagai manfaat dari sinergi antara Pemkab Samosir dan Program Kolaborasi Sumut Berkah telah dirasakan para petani. Selain bantuan tersebut, kelompoknya juga menerima 120 kilogram bibit kentang melalui program ketahanan pangan Desa Hariara Pintu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Harian P. Hartopo Manik, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir Togarma Naibaho, Penjabat Kepala Desa Hariara Pintu Kanur Situmorang, penyuluh pertanian, serta anggota kelompok tani. (AP/red)

Berita Terkait

20 Tahun Atap Bocor, Rumah Jaipah Direhabilitasi Pemko Medan Lewat Program RTLH
Terima Audiensi BNKP, Bobby Nasution Paparkan Tiga Prioritas Pembangunan Kepulauan Nias
Hasil Musyawarah Bersama, Dishub Aceh Singkil Resmikan Aturan Penutupan Jalan di Gunung Meriah
Diguyur Hujan, Tim Resmob Polres Simalungun Tetap Gelar Patroli KRYD di Pintu Masuk Kabupaten
Digerebek di Tempat Hiburan Malam, Dua Perempuan Diduga Pesta Sabu di Simalungun
Inspektorat Rekomendasikan Sanksi Disiplin, Lurah Aur Dinonaktifkan Sementara dari Jabatan
Bobby Nasution Kembali Berkantor di Kepulauan Nias, Tinjau Layanan Kesehatan hingga Infrastruktur
DPD KNPI Pematangsiantar Jadwalkan Pelantikan Pengurus 13 Agustus 2026 di Lapangan Pariwisata

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:46 WIB

20 Tahun Atap Bocor, Rumah Jaipah Direhabilitasi Pemko Medan Lewat Program RTLH

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Terima Audiensi BNKP, Bobby Nasution Paparkan Tiga Prioritas Pembangunan Kepulauan Nias

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Hasil Musyawarah Bersama, Dishub Aceh Singkil Resmikan Aturan Penutupan Jalan di Gunung Meriah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Diguyur Hujan, Tim Resmob Polres Simalungun Tetap Gelar Patroli KRYD di Pintu Masuk Kabupaten

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Inspektorat Rekomendasikan Sanksi Disiplin, Lurah Aur Dinonaktifkan Sementara dari Jabatan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Bobby Nasution Kembali Berkantor di Kepulauan Nias, Tinjau Layanan Kesehatan hingga Infrastruktur

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:52 WIB

DPD KNPI Pematangsiantar Jadwalkan Pelantikan Pengurus 13 Agustus 2026 di Lapangan Pariwisata

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Satresnarkoba Polres Pematangsiantar Amankan 18 Butir Diduga Ekstasi, Seorang Pria Ditangkap

Berita Terbaru