Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS 2026, Tegaskan Peran Aktif Indonesia dalam Tata Kelola Global

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 13 September 2026 - 12:38 WIB

4065 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo menghadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi, India.

Presiden Prabowo menghadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi, India.

ATAPKOTA.COM, NEW DELHI — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu (12/9/2026). Kehadiran Presiden Prabowo menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat peran aktif dalam kerja sama multilateral sekaligus mendorong kemitraan strategis di tengah dinamika global.

KTT BRICS 2026 mengusung tema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation, and Sustainability”. Tema tersebut menitikberatkan pada penguatan ketahanan, inovasi, kerja sama, serta pembangunan berkelanjutan di antara negara-negara anggota.

Setibanya di South Plaza, Bharat Mandapam, Presiden Prabowo menerima penyambutan dengan jajar pasukan kehormatan. Kedatangan Presiden kemudian diikuti sejumlah pemimpin negara lainnya, termasuk pemimpin Republik Islam Iran, Republik Arab Mesir, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), dan Federasi Rusia.

Presiden Prabowo selanjutnya menuju lokasi utama KTT dan disambut langsung Perdana Menteri India Narendra Modi yang menjabat Ketua BRICS 2026. Keduanya berjabat tangan dan berbincang sebelum mengikuti sesi foto bersama.

Setelah prosesi penyambutan, Presiden Prabowo bersama para pemimpin negara lainnya berada di ruang tunggu naratetama. Para pemimpin memanfaatkan waktu tersebut untuk bertegur sapa dan bertukar pandangan mengenai sejumlah perkembangan serta tantangan global.

Agenda kemudian berlanjut ke Summit Hall untuk mengikuti sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism”.

Dalam sesi tersebut, PM Modi menyampaikan pengantar mengenai kepemimpinan India di BRICS 2026. Ia menekankan pendekatan yang berpusat pada masyarakat dan nilai-nilai kemanusiaan dalam memperkuat ketahanan, inovasi, kerja sama, serta keberlanjutan.

“Saya sangat senang menyambut Anda semua di India. Kepemimpinan India di BRICS didasarkan pada pendekatan yang berpusat pada masyarakat dan mengutamakan kemanusiaan.”

Keikutsertaan Indonesia dalam KTT BRICS menjadi momentum bagi Presiden Prabowo untuk menyampaikan posisi Indonesia terhadap berbagai isu global sekaligus memperkuat kerja sama dengan negara-negara anggota BRICS.

Selain mengikuti sesi terbatas, Presiden Prabowo bersama para pemimpin negara dijadwalkan mengunjungi pameran “Bharat Innovates” Exhibition dan “BRICS @20” Exhibition.

Rangkaian agenda hari pertama kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama para pemimpin negara dan penanaman pohon bersama sebagai bagian dari pesan mengenai keberlanjutan. Kegiatan ditutup dengan jamuan makan malam yang dihadiri para pemimpin negara.

Partisipasi Presiden Prabowo dalam KTT ke-18 BRICS menegaskan posisi Indonesia sebagai anggota penuh BRICS dan bagian dari upaya memperkuat kerja sama multilateral. Indonesia juga membawa kepentingan untuk mendorong tata kelola global yang lebih inklusif serta memperkuat solidaritas negara-negara Global South.

Dengan keterlibatan aktif tersebut, Indonesia berupaya memainkan peran sebagai negara yang dapat menjembatani berbagai kepentingan dalam menghadapi perubahan geopolitik dan ekonomi global, sekaligus mendorong kerja sama yang memberikan manfaat bagi negara-negara berkembang.(RE/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru