Asahan Perkuat Pengawasan Residu Antibiotik pada Produk Hewani

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 07:47 WIB

40151 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Risiko Residu Antibiotik bekerja sama dengan Ikatan Alumni (IKA) Peternakan Universitas Sumatera Utara (USU). Kegiatan di Aula Hotel Bintang Antariksa Kisaran, Kamis (13/11/2025)

Sosialisasi Risiko Residu Antibiotik bekerja sama dengan Ikatan Alumni (IKA) Peternakan Universitas Sumatera Utara (USU). Kegiatan di Aula Hotel Bintang Antariksa Kisaran, Kamis (13/11/2025)

ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan pangan hewani. Karena itu, pemerintah menggelar Sosialisasi Risiko Residu Antibiotik bekerja sama dengan Ikatan Alumni (IKA) Peternakan Universitas Sumatera Utara (USU). Kegiatan di Aula Hotel Bintang Antariksa Kisaran, Kamis (13/11/2025). Bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha, pemangku kepentingan, dan masyarakat tentang bahaya residu antibiotik pada produk hewani. Selain itu, kegiatan ini mendorong pengawasan rantai pangan dari hulu hingga hilir.

Dalam laporannya, drh. Yusnani menjelaskan bahwa keamanan pangan asal hewan menjadi bagian penting dari ketahanan pangan nasional. Selain itu, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan UU No. 18/2012 tentang Pangan, PP No. 86/2019 tentang Keamanan Pangan, dan UU No. 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Ia juga menekankan bahwa penggunaan antibiotik harus dilakukan secara terukur agar tidak menghasilkan residu yang memicu resistensi, alergi, serta gangguan kesehatan lain pada manusia.

Sementara itu, Bupati Asahan yang diwakili Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Supriyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa keamanan pangan hewani berperan penting dalam pemenuhan nutrisi masyarakat. Ia menambahkan bahwa protein hewani yang kaya asam amino esensial sangat diperlukan tubuh. Namun, residu antibiotik dapat menghambat penyerapan nutrisi dan menurunkan kualitas kesehatan. Karena itu, Pemkab mendorong pelaku peternakan menerapkan praktik beternak yang bertanggung jawab, menjaga higienitas kandang, dan memastikan setiap produk hewani aman dikonsumsi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap seluruh pelaku peternakan menerapkan penggunaan antibiotik yang benar. Selain itu, Pemkab mendorong peningkatan pengawasan lapangan, penguatan literasi keamanan pangan, dan kolaborasi pemerintah, akademisi, serta pelaku industri. Dengan komitmen tersebut, Asahan optimistis mampu menghasilkan produk hewani yang aman, sehat, dan berkualitas sebagai bagian dari pembangunan ketahanan pangan daerah. (DO/red)

Berita Terkait

Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di BTN Indonesia Fashion Week 2026
Sekda Pematangsiantar Ajak Siswa SMPN 12 Jauhi Perundungan dan Narkoba Saat Pimpin Upacara
Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Bahas Perlindungan Anak dan Rumah Anak
Pemkab Simalungun dan Kemendagri Tinjau Lokasi Proyek Cable Car Danau Toba, Bahas Pembebasan BPHTB
PRSU 2026 Berakhir, Catat 161.309 Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp 50 Miliar
PRSU 2026 Resmi Ditutup, Putaran Uang Capai Rp 50 Miliar Selama Satu Bulan
Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Ketua Umum DPN PERMAHI Dukung BNN Bongkar Jaringan Ganja 93 Kg, Dorong Edukasi Hukum dan Pencegahan Narkotika

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di BTN Indonesia Fashion Week 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Sekda Pematangsiantar Ajak Siswa SMPN 12 Jauhi Perundungan dan Narkoba Saat Pimpin Upacara

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Bahas Perlindungan Anak dan Rumah Anak

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Pemkab Simalungun dan Kemendagri Tinjau Lokasi Proyek Cable Car Danau Toba, Bahas Pembebasan BPHTB

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:20 WIB

PRSU 2026 Berakhir, Catat 161.309 Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp 50 Miliar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Ketua Umum DPN PERMAHI Dukung BNN Bongkar Jaringan Ganja 93 Kg, Dorong Edukasi Hukum dan Pencegahan Narkotika

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Sekda Pematangsiantar Hadiri Kerja Rani GBKP Jalan Sisingamangaraja

Berita Terbaru