ATAPKOTA.COM, SUMUT – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Tarekat Naqsabandiyah berperan lebih aktif dalam penanggulangan narkoba di Sumut. Ia menilai peran tarekat sangat penting karena pembangunan akhlak dan ketahanan moral masyarakat, khususnya generasi muda, membutuhkan pendampingan berkelanjutan dari tokoh spiritual.
Bobby menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Zikir Akbar Nasional Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia (PPITTNI) di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, Jalan Williem Iskandar/Pancing, Deliserdang, Minggu (23/11/2025). Ia menegaskan bahwa penanaman akhlak menjadi bagian penting dari upaya mencegah penyalahgunaan narkoba. Dengan demikian, generasi muda dapat menolak ajakan atau tawaran narkoba secara sadar.
Bobby juga menekankan bahwa pemberantasan narkoba harus berlangsung melalui kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat. Ia mengajak seluruh kabupaten dan kota di Sumut memperkuat koordinasi agar persoalan narkoba dapat ditangani secara lebih menyeluruh.
Selain itu, Bobby menyatakan komitmen Pemprov Sumut untuk menjaga silaturahmi dengan Tarekat Naqsabandiyah. Ia bahkan berharap pemerintah daerah dapat menjadi bagian dari gerakan spiritual tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini dapat memperkuat upaya pembinaan akhlak di tingkat masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Bobby mengapresiasi pelaksanaan Zikir Akbar Nasional di Sumut. Ia menyebut kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat karena membawa suasana religius dan memperkuat ikatan sosial. Ia berharap seluruh doa yang dipanjatkan dapat mempermudah penyelesaian berbagai persoalan di daerah.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai tasawuf menjadi pendekatan efektif dalam menyelesaikan persoalan moral, termasuk narkoba dan premanisme. Ia menjelaskan bahwa penyebaran ajaran tasawuf dapat membantu masyarakat menjauh dari berbagai tindak penyimpangan. Ia pun meminta agar Tarekat Naqsabandiyah memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengembangkan pembinaan tersebut di Sumut.
Kegiatan itu turut dihadiri Syekh Muhammad Ali Idris selaku Pengasuh Tertinggi PPITTNI, Bupati Batubara Baharudin Siagian, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, serta ribuan jamaah Naqsabandiyah dari seluruh Indonesia, termasuk peserta dari Cina dan Rusia. (AK1)
































