ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar rapat koordinasi (rakor) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Pematang Raya, Sumatera Utara, Rabu (7/1/2025).
Rakor dipimpin langsung Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga, selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Simalungun, didampingi Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, para asisten, dan Staf Ahli Bupati.
Kegiatan ini dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Tim Satgas MBG, Koordinator Wilayah Program MBG, serta seluruh Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) se-Kabupaten Simalungun. Sebanyak 161 peserta tercatat mengikuti rakor tersebut.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan peran penting SPPI sebagai penanggung jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia meminta seluruh SPPI bekerja secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab, sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta ketentuan dari Badan Gizi Nasional (BGN).
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional. Karena itu, SPPI harus bekerja penuh tanggung jawab, profesional, kooperatif, dan menjaga komunikasi dengan seluruh pihak terkait,” ujar Benny.
Selain itu, Wakil Bupati mengingatkan agar seluruh SPPI memahami dengan baik petunjuk teknis (juknis), mekanisme penyiapan dan penyaluran makanan, hingga alur operasional dapur MBG. Hal tersebut penting untuk mencegah terjadinya kendala dalam pelaksanaan di lapangan.
Untuk mendukung kelancaran program, Benny juga mengarahkan SPPI agar aktif berkoordinasi dengan pemerintah dan aparat setempat, seperti kepala desa atau lurah, camat, Babinsa, Koramil, serta Kapolsek.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati menyampaikan rencana kunjungan lapangan bersama OPD terkait ke sejumlah dapur MBG guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP BGN.
Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPI Kabupaten Simalungun Debora Purba melaporkan bahwa saat ini terdapat 23 dapur MBG yang telah beroperasi, 43 dapur masih dalam tahap persiapan, dan 6 dapur lainnya direncanakan segera diluncurkan.
Rakor ini diharapkan dapat memperkuat komitmen dan sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis, demi meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di Kabupaten Simalungun. (Ilham)

































