ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga menghadiri kegiatan monitoring percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Selasa, 3 Maret 2026.
Monitoring tersebut dipimpin Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi, Hendra Saragih, didampingi Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Gendo Saragih serta Staf Ahli Kementerian Koperasi James Purba. Rombongan terlebih dahulu meninjau Gedung Koperasi Merah Putih Nagori Karang Anyar yang telah selesai dibangun.
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Simalungun, Benfri Sipayung, melaporkan bahwa saat ini terdapat empat gerai yang telah menyelesaikan pembangunan fisik pergudangan hingga 100 persen, salah satunya KDMP Karang Anyar.
Tim Koordinator Wilayah Kementerian Koperasi Republik Indonesia melaksanakan monitoring lapangan tersebut untuk mendorong percepatan operasional koperasi desa yang sudah menyelesaikan tahap pembangunan fisik.
Namun, persoalan lahan masih menjadi kendala utama. Benfri menyebutkan, berdasarkan data terakhir, terdapat 61 nagori/kelurahan yang belum memiliki lahan untuk pembangunan gerai. Selain itu, 105 nagori berada di wilayah perkebunan milik PTPN. Pemerintah daerah kini mengusulkan pemanfaatan lahan milik PTPN di sejumlah titik untuk mendukung pembangunan KDMP.
Komando Distrik Militer (Kodim) 0207/Simalungun melalui Kepala Staf Kodim, Mayor Inf. Prawoto, yang mewakili Dandim, menyatakan bahwa pembangunan KDKMP secara nasional menjadi bagian dari penguatan ketahanan ekonomi masyarakat desa. Di Kabupaten Simalungun, target pembangunan mencapai 413 unit KDMP. Dari jumlah itu, 77 unit telah terbangun dan empat unit siap beroperasi penuh, sementara 58 nagori belum memiliki lahan.
Bupati Anton Achmad Saragih menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koperasi serta jajaran TNI yang mendukung percepatan pembangunan gerai dan pergudangan KDMP. Ia menyebut empat gerai yang telah selesai dibangun, yakni KDMP Karang Anyar, Bandar Malela, Bosar Maligas, dan Maligas Bayu.
Menurut Bupati, Koperasi Merah Putih berperan strategis dalam memperkuat ekonomi desa. Karena itu, percepatan operasionalisasi dinilai penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap distribusi dan pemasaran produk lokal.
Ia juga berharap dukungan kementerian dalam menyelesaikan persoalan pelepasan lahan milik BUMN dan perkebunan swasta guna mempercepat pembangunan gerai koperasi.
Sementara itu, Deputi Hendra Saragih mengapresiasi kesiapan fisik KDMP Karang Anyar yang telah rampung dan terawat. Ia mendorong pengurus koperasi memaksimalkan jumlah anggota serta memperkuat kemitraan usaha.
Menurut Hendra, koperasi akan menyerap hasil produksi lokal, terutama komoditas padi, dan menjajaki kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tersebut. Terkait kendala lahan, ia menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan BUMN guna mencari solusi pemanfaatan lahan perkebunan untuk pembangunan gerai koperasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora, sejumlah pimpinan perangkat daerah, Camat Gunung Maligas Masra bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), para pangulu se-Kecamatan Gunung Maligas dan Kecamatan Siantar, pengurus koperasi, serta undangan lainnya. (AP/red)

































