Kapolda Sumut Pimpin Apel Operasi Ketupat Toba 2026, Pengamanan Mudik Disiagakan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:35 WIB

40122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Sumut menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 di Medan untuk memastikan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan aman dan lancar.

Polda Sumut menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 di Medan untuk memastikan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan aman dan lancar.

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Kepolisian Daerah Sumatera Utara menegaskan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 yang berlangsung di Lapangan KS Tubun Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara di Kota Medan. Apel tersebut digelar pada Kamis, 12 Maret 2026, sebagai bagian dari persiapan pengamanan mudik Lebaran 1447 Hijriah.

Kapolda Sumatera Utara, Whisnu Hermawan Februanto, memimpin langsung apel tersebut sekaligus membacakan amanat dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo.

Dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan bahwa apel gelar pasukan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026.

“Apel ini merupakan bentuk komitmen bersama agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” kata Whisnu saat membacakan amanat Kapolri.

Kapolri menilai perayaan Idul Fitri merupakan agenda nasional yang selalu memicu mobilitas masyarakat dalam jumlah besar setiap tahun. Peningkatan pergerakan tersebut juga berdampak pada aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Di sisi lain, pemerintah memberikan sejumlah stimulus guna memudahkan masyarakat melakukan perjalanan mudik, seperti diskon tarif tol, potongan harga tiket transportasi umum, serta kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere.

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, Polri bersama Tentara Nasional Indonesia serta berbagai pemangku kepentingan menggelar Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur lalu lintas, tetapi juga sejumlah titik keramaian yang berpotensi dipadati masyarakat selama libur Lebaran. Lokasi tersebut meliputi masjid, tempat pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.

Kapolri juga mengingatkan seluruh jajaran kepolisian untuk mewaspadai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik. Ancaman tersebut antara lain kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga potensi konflik antar kelompok.

Karena itu, seluruh personel diminta meningkatkan patroli rutin serta melibatkan unsur pengamanan swakarsa guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Selain pengamanan, aparat juga diminta melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok serta distribusi bahan bakar minyak agar tetap stabil selama masa libur Lebaran.

Kapolri juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kondisi cuaca selama periode arus mudik diperkirakan didominasi awan hingga hujan lebat yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

“Seluruh pelaksanaan operasi harus didukung strategi komunikasi publik yang baik, sehingga masyarakat mengetahui informasi terkait layanan kepolisian, pesan kamtibmas, hingga rekayasa lalu lintas yang diterapkan,” ujarnya.

Kapolri juga menginstruksikan jajarannya untuk mengoptimalkan layanan darurat kepolisian 110 agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang cepat, responsif, dan solutif selama periode mudik Lebaran.

Di akhir amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat 2026, termasuk unsur TNI, kementerian dan lembaga terkait, serta berbagai mitra kamtibmas.

“Terus tingkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Bersama kita wujudkan mudik aman, keluarga bahagia,” demikian pesan Kapolri. (AP/red)

Berita Terkait

Surat Pembebasan Berlaku 10 Agustus, Fernanda Masih Pimpin Apel di Kecamatan Medan Timur
Dugaan Jual Beli Jabatan, Camat Medan Timur Dibebastugaskan Wali Kota
Sisa Makanan Pesantren Diolah Jadi Maggot, Wabup Asahan Apresiasi Inovasi KKN UGM
3 Kg Ganja dan Sejumlah Paket Sabu Disita dari Penggerebekan Bantaran Rel Tembung
Bupati Simalungun Tutup APRC 2026 Putaran III, Musa Rajekshah Juara di Tobasari
Wabup Asahan Lepas 64 Pramuka Penggalang ke Jambore Nasional XII 2026
43 dari 66 Mahasiswa Poltekkes Gunungsitoli Tak Melanjutkan Kuliah, Bobby Siapkan Beasiswa
Wali Kota Wesly Hadiri CFD HUT ke-81 RI di Pematangsiantar, Bendera Merah Putih Dibagikan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Surat Pembebasan Berlaku 10 Agustus, Fernanda Masih Pimpin Apel di Kecamatan Medan Timur

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Dugaan Jual Beli Jabatan, Camat Medan Timur Dibebastugaskan Wali Kota

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Sisa Makanan Pesantren Diolah Jadi Maggot, Wabup Asahan Apresiasi Inovasi KKN UGM

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:28 WIB

3 Kg Ganja dan Sejumlah Paket Sabu Disita dari Penggerebekan Bantaran Rel Tembung

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Bupati Simalungun Tutup APRC 2026 Putaran III, Musa Rajekshah Juara di Tobasari

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:51 WIB

43 dari 66 Mahasiswa Poltekkes Gunungsitoli Tak Melanjutkan Kuliah, Bobby Siapkan Beasiswa

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Wali Kota Wesly Hadiri CFD HUT ke-81 RI di Pematangsiantar, Bendera Merah Putih Dibagikan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asahan Minta IPDN Tambah Kuota Putra-Putri Asahan

Berita Terbaru