ATAPKOTA.COM, MEDAN – Kota Medan bersiap menjadi salah satu tujuan pelayaran internasional ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026, sebuah kegiatan pelayaran persahabatan yang melibatkan puluhan negara. Dukungan terhadap kegiatan tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi panitia pelaksana di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis, 2 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Rico menerima Kepala Dinas Syahbandar Koarmada I sekaligus Ketua Panitia APCS 2026, Kolonel Laut (P) Zul Fahmi.
APCS 2026 merupakan program pelayaran internasional yang digagas oleh TNI Angkatan Laut dengan menggunakan kapal layar legendaris KRI Bima Suci. Kegiatan ini diikuti 141 peserta dari 26 negara, terdiri dari 55 peserta dari negara-negara ASEAN dan negara sahabat, 80 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), serta enam pemuda-pemudi terbaik dari Indonesia.
Pelayaran persahabatan tersebut berlangsung selama 23 hari, mulai 26 Maret hingga 16 April 2026, dengan sejumlah kota di Asia Tenggara menjadi titik singgah. Kota Medan menjadi salah satu destinasi yang akan dikunjungi dalam rangkaian pelayaran tersebut.
Rico menilai kehadiran para taruna dari berbagai negara bukan sekadar kunjungan militer, tetapi juga peluang strategis untuk memperkenalkan Kota Medan ke dunia internasional.
“Kami berterima kasih karena Kota Medan dipilih sebagai salah satu tuan rumah. Pemerintah Kota Medan siap menyambut para peserta dengan menampilkan berbagai potensi daerah, terutama produk UMKM khas Kota Medan,” ujar Rico.
Ia berharap keramahan masyarakat serta kekayaan budaya lokal dapat memberikan kesan positif bagi para peserta pelayaran.
“Semoga para tamu mendapatkan pengalaman yang berkesan sehingga nama Medan semakin dikenal di tingkat internasional,” kata Rico.
Sementara itu, Kolonel Laut (P) Zul Fahmi menjelaskan audiensi tersebut sekaligus untuk mengundang Wali Kota Medan menghadiri acara penyambutan KRI Bima Suci yang dijadwalkan bersandar di Perairan Belawan pada Minggu, 5 April 2026.
Menurutnya, Kota Medan menjadi salah satu dari dua kota di Pulau Sumatera yang akan disinggahi dalam pelayaran APCS 2026.
“Selama kunjungan di Medan akan digelar berbagai rangkaian kegiatan yang berlangsung dari 5 hingga 8 April 2026,” ujar Zul Fahmi.
Ia menilai kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat internasional.
“Kegiatan ini bisa menjadi sarana branding bagi Kota Medan. Melalui acara ini, kami ingin dunia melihat potensi UMKM dan kekayaan budaya yang dimiliki daerah,” kata Zul Fahmi. (Mery/red)

































