Kemandirian Energi Jadi Fokus, Presiden Soroti Pengurangan BBM Impor

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 01:50 WIB

4098 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo saat meninjau Pabrik Kendaraan Listrik

Presiden Prabowo saat meninjau Pabrik Kendaraan Listrik

ATAPKOTA.COM, MAGELANG — Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah menargetkan penguatan kemandirian energi melalui percepatan transisi ke energi bersih saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis, 9 April 2026.

Dalam sambutannya, Presiden menempatkan sektor energi sebagai salah satu faktor strategis selain pangan dalam menjaga ketahanan nasional. Ia menilai kemandirian energi diperlukan agar Indonesia dapat bertahan di tengah dinamika global.

Presiden menyebut Indonesia memiliki potensi sumber daya energi yang besar. Namun, menurut dia, pengelolaan energi perlu diarahkan pada efisiensi serta keberlanjutan, termasuk melalui pengurangan ketergantungan pada energi fosil.

Sebagai bagian dari kebijakan tersebut, pemerintah mendorong peningkatan penggunaan energi listrik dan pengembangan sumber energi terbarukan. Langkah ini mencakup pengurangan konsumsi bahan bakar berbasis fosil secara bertahap.

Presiden juga menyampaikan rencana peningkatan kapasitas listrik nasional hingga sekitar 100 gigawatt dalam beberapa tahun ke depan. Program tersebut akan diiringi dengan pengurangan bertahap penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

Menurut Presiden, pengurangan penggunaan PLTD berpotensi menekan kebutuhan impor bahan bakar minyak. Namun, realisasi target tersebut bergantung pada kesiapan infrastruktur dan kebijakan pendukung.

Selain itu, pemerintah mendorong pengembangan energi alternatif berbasis sumber daya domestik, termasuk bahan bakar nabati yang berasal dari kelapa sawit dan limbah minyak goreng.

Sejumlah rencana yang disampaikan dalam kesempatan tersebut masih memerlukan tindak lanjut teknis dan kebijakan untuk memastikan implementasi berjalan sesuai target. (Edo/red)

Berita Terkait

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo
Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat
Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba
Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi
Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan
Belacan Khas Asahan Ditargetkan Tembus Pasar Thailand, Pemkab Siapkan Dukungan untuk UMKM
Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana
Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Siapkan Modal Usaha bagi 50 Warga

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:37 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 23:32 WIB

Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 22:35 WIB

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Kamis, 3 September 2026 - 21:00 WIB

Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Siapkan Modal Usaha bagi 50 Warga

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Wabup Simalungun Minta Pasar Lokal Dilibatkan dalam Rantai Pasok Program MBG

Berita Terbaru