Sumut Kirim Cabai ke Palangkaraya, Upaya Stabilkan Harga dan Tekan Inflasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 19:00 WIB

4061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution melepas pengiriman Komoditas Cabai Merah Tahap 3 di Halaman Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Rabu (22/4/2026).

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution melepas pengiriman Komoditas Cabai Merah Tahap 3 di Halaman Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Rabu (22/4/2026).

ATAPKOTA.COM MEDAN — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melepas pengiriman 1.050 ton cabai merah dari Kabupaten Karo ke Palangkaraya pada Rabu, 22 April 2026. Pengiriman ini merupakan bagian dari kerja sama antardaerah (KAD) antara wilayah surplus dan daerah dengan kebutuhan pasokan.

Pelepasan dilakukan di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan. Pemerintah daerah menyebut kerja sama tersebut ditujukan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga di tingkat produsen maupun konsumen.

Menurut Bobby, KAD menjadi salah satu instrumen untuk mengendalikan inflasi pangan, sekaligus memperluas akses pasar bagi petani.

“Kerja sama ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan membantu penyerapan hasil panen petani,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan pelaksanaan KAD mencakup 12 kabupaten/kota pada 2026. Program ini juga diarahkan untuk menjaga kesinambungan distribusi komoditas pangan.

Bobby menegaskan pengiriman cabai ke luar daerah tidak mengganggu pasokan di dalam provinsi. Ia menyebut produksi masih mencukupi, terutama setelah periode hari besar keagamaan.

Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, mengatakan kerja sama dengan Palangkaraya mulai berjalan pada tahun ini. Pengiriman saat ini merupakan tahap ketiga dari total distribusi 1.050 ton cabai merah.

Ia menyebut program tersebut membantu menjaga harga di tingkat petani yang sebelumnya sempat menurun.

“Setelah kerja sama berjalan, harga cabai di tingkat petani mulai meningkat,” ujarnya.

Kabupaten Karo merupakan salah satu sentra produksi cabai merah di Sumatera Utara dengan luas tanam sekitar 4.000 hektare. Selain ke Palangkaraya, distribusi juga dilakukan ke sejumlah daerah lain seperti Sumatera Barat dan Riau.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Terpuk Sisiwa, Pedoman Ginting, menilai kerja sama antardaerah membantu menjaga keseimbangan pasokan dan harga.

Menurut dia, harga cabai yang sebelumnya berada di kisaran Rp9.000 per kilogram berangsur naik hingga sekitar Rp25.000 per kilogram. Sementara harga kesepakatan dalam kerja sama dengan Palangkaraya ditetapkan sekitar Rp21.000 per kilogram.

“Dengan harga tersebut, petani masih memperoleh margin di atas biaya produksi,” ujarnya. (AP/red)

Berita Terkait

LKPJ 2025 Disampaikan, Pemkab Simalungun Akui PAD Masih Perlu Ditingkatkan
Pemkab Samosir Rayakan Paskah di Wilayah Terpencil, Soroti Pemerataan Pelayanan
Untuk Pertama Kali, Haul Raja Sang Naualuh Damanik Dipusatkan di Masjid Raya Pematangsiantar
Hari Jadi ke-155 Pematangsiantar, Wastra Lokal Dipamerkan dalam “Etnika Moderna”
Pengungkapan Kasus di Gunung Malela: Polisi Amankan Belasan Terduga Pelaku Berbagai Pencurian
Timsel KI Sumut Periksa 112 Pendaftar, Hasil Administrasi Diumumkan 30 April
Sembunyi di Lemari, Terduga Pencuri Dua HP di Kafe Pondok Melati Ditangkap Polisi
Kapolres Belawan Temui Tokoh Nelayan, Tekankan Sinergi Jaga Keamanan Pesisir

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:52 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Rampung, Akses Warga Pagar Pinang Kini Terhubung

Rabu, 22 April 2026 - 14:00 WIB

Viral Begal Sadis di Medan Dibongkar, Polisi Kejar Pelaku hingga Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 22:25 WIB

PTPN IV Janji Laporkan Dugaan Galian C di Mahanda ke Polres Simalungun

Selasa, 21 April 2026 - 19:03 WIB

Ikan Mati dan Warga Gatal, Dugaan Limbah PKS Cemari Sungai Bah Sombu

Jumat, 17 April 2026 - 08:10 WIB

Brimob Polda Sumut Kawal Aksi di Kantor Gubernur, Pengamanan Berlangsung Kondusif

Kamis, 9 April 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Kejanggalan Kasus ART di Bengkulu, PERMAHI Dorong RDP dengan DPR RI

Kamis, 2 April 2026 - 17:48 WIB

Audit LKPD 2025 Dimulai, Wali Kota Siantar Ikuti Entry Meeting BPK dari Balai Kota

Rabu, 1 April 2026 - 00:18 WIB

Pemko Pematangsiantar Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Targetkan Raih Opini WTP

Berita Terbaru