Prabowo Dorong Reformasi SDA, Ajak Teknokrat Jadi “Pembela Rakyat”

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 23:27 WIB

40267 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026.

Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026.

ATAPKOTA.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam (SDA) Indonesia memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat agenda peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29 April 2026).

Dalam sambutannya, Presiden menyoroti praktik pengelolaan ekonomi di masa lalu yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada kepentingan nasional. Ia mengindikasikan adanya pelaku usaha yang memperoleh konsesi dan dukungan pembiayaan, namun tidak menempatkan hasil usahanya di dalam negeri.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari penekanan pemerintah terhadap pentingnya tata kelola SDA yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan nasional.

Presiden juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam pengembangan proyek hilirisasi, mulai dari pelaku industri, badan usaha milik negara (BUMN), hingga tenaga profesional. Ia menilai proyek-proyek tersebut merupakan hasil pemikiran panjang para pemimpin, teknokrat, dan ilmuwan Indonesia selama bertahun-tahun.

Menurutnya, hilirisasi tidak hanya sekadar proyek industri, tetapi merupakan bagian dari strategi besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden mengajak kalangan akademisi, teknokrat, dan insinyur untuk berkontribusi secara aktif dalam pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan ilmu pengetahuan dan keahlian untuk kesejahteraan masyarakat serta menghindari praktik yang merugikan negara.

Ajakan tersebut sekaligus menjadi pengingat terhadap integritas profesi dalam mendukung pembangunan yang berkeadilan.

Sementara itu, pemerintah menegaskan akan terus mendorong berbagai program strategis guna memperkuat distribusi kesejahteraan yang lebih merata. Melalui hilirisasi dan penguatan tata kelola SDA, pemerintah menargetkan terciptanya nilai tambah di dalam negeri yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pesan yang disampaikan di Cilacap mencerminkan arah kebijakan pemerintah dalam membangun sistem ekonomi yang lebih mandiri, dengan pengelolaan kekayaan alam yang diharapkan memberi manfaat lebih luas bagi rakyat. (Edo/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru