Dari “Babad Alas” ke Dunia Nyata: Rico Waas dan Bima Arya Bekali Mahasiswa USU Jadi Pemimpin

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 19:25 WIB

40164 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendorong mahasiswa untuk berani mengambil peran sebagai pemimpin masa depan dalam kegiatan bedah buku Babad Alas karya Bima Arya Sugiarto yang digelar di Gedung Digital Learning Center Universitas Sumatera Utara, Kamis, 30 April 2026.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendorong mahasiswa untuk berani mengambil peran sebagai pemimpin masa depan dalam kegiatan bedah buku Babad Alas karya Bima Arya Sugiarto yang digelar di Gedung Digital Learning Center Universitas Sumatera Utara, Kamis, 30 April 2026.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendorong mahasiswa untuk berani mengambil peran sebagai pemimpin masa depan dalam kegiatan bedah buku Babad Alas karya Bima Arya Sugiarto yang digelar di Gedung Digital Learning Center Universitas Sumatera Utara, Kamis, 30 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bima Arya Sugiarto bersama istri, Rektor Universitas Sumatera Utara, Muryanto Amin, serta ratusan mahasiswa, khususnya dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Dalam forum tersebut, Rico Tri Putra Bayu Waas menilai buku Babad Alas tidak sekadar memuat kisah pribadi, tetapi juga mencerminkan perjalanan kepemimpinan yang relevan bagi generasi muda. Ia mengajak mahasiswa untuk mulai membangun visi kepemimpinan sejak dini.

Ia menyatakan bahwa kebutuhan akan pemimpin yang berkualitas menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

“Ke depan, peran kepemimpinan akan sangat ditentukan oleh anak muda yang memiliki kesiapan dan integritas,” ujarnya.

Sementara itu, Bima Arya Sugiarto menekankan bahwa fondasi utama seorang pemimpin terletak pada ideologi yang kuat. Menurutnya, ideologi menjadi arah dalam berpikir dan bertindak, sekaligus penopang konsistensi dalam mengambil kebijakan.

Ia menjelaskan bahwa pandangan tersebut terbentuk dari pemikiran sejumlah tokoh, seperti Soe Hok Gie, Arief Budiman, Nurcholish Madjid, hingga Abdurrahman Wahid, yang menurutnya memberi perspektif tentang keberagaman, keberanian, dan integritas.

Selain ideologi, ia menyoroti pentingnya strategi dalam menjalankan kepemimpinan. Salah satu pendekatan yang ia gunakan adalah konsep “mencicil harapan”, yakni menghadirkan perubahan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sejak awal masa jabatan.

“Pemimpin berperan sebagai pengelola harapan publik. Karena itu, realisasi program perlu dilakukan secara terukur dan berkelanjutan,” katanya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kemampuan pemimpin dalam mengelola berbagai kepentingan, baik dari unsur pemerintah, aparat, maupun masyarakat. Dalam konteks tersebut, pemimpin dinilai perlu memiliki batasan yang jelas agar tetap menjaga integritas.

Lebih lanjut, ia menyebut dukungan politik perlu dibangun secara seimbang, mencakup kelompok akar rumput, kelas menengah, hingga elit, guna menjaga stabilitas dan keberlanjutan kepemimpinan.

Dalam pengelolaan birokrasi, pendekatan terhadap sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Menurutnya, pemahaman terhadap karakter individu dalam organisasi dapat meningkatkan efektivitas kerja tim.

Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif mahasiswa. Forum ini tidak hanya menjadi ruang literasi, tetapi juga sarana refleksi bagi generasi muda dalam memahami nilai, tantangan, dan praktik kepemimpinan di lapangan. (Mery/red)

Berita Terkait

Renovasi Gedung Kantor Imigrasi Asahan Dimulai, Bupati dan Wabup Ikuti Doa Bersama
Presiden Prabowo Dorong Pembaruan Buku Ajar dan Penguatan Budaya Membaca
38 Anggota Pramuka Pematangsiantar Dilepas Ikuti Jambore Nasional XII di Cibubur
Kapolsek Dolok Silau Pimpin Sambang Warga dan Pantau Salat Jumat
Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Ceremonial Start Sumatera Utara Rally 2026 di Pematangsiantar
Nias Utara Akan Punya Rumah Produksi Kelapa, Pemprov Sumut Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar
ALAMP AKSI Soroti IUP, E-Katalog, dan Dugaan Jual Beli Jabatan di Aceh
Warga Sambut Rencana Pembangunan SD Negeri Lasara di Nias Utara, Siswa Belajar dengan Fasilitas Terbatas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Renovasi Gedung Kantor Imigrasi Asahan Dimulai, Bupati dan Wabup Ikuti Doa Bersama

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:27 WIB

Presiden Prabowo Dorong Pembaruan Buku Ajar dan Penguatan Budaya Membaca

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:43 WIB

38 Anggota Pramuka Pematangsiantar Dilepas Ikuti Jambore Nasional XII di Cibubur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Kapolsek Dolok Silau Pimpin Sambang Warga dan Pantau Salat Jumat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Ceremonial Start Sumatera Utara Rally 2026 di Pematangsiantar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:32 WIB

ALAMP AKSI Soroti IUP, E-Katalog, dan Dugaan Jual Beli Jabatan di Aceh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Warga Sambut Rencana Pembangunan SD Negeri Lasara di Nias Utara, Siswa Belajar dengan Fasilitas Terbatas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Dialog P4GN di Medan, Wagub Surya Dorong Generasi Muda Bangun Integritas

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Kapolsek Dolok Silau Pimpin Sambang Warga dan Pantau Salat Jumat

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:40 WIB