Bobby Nasution Dorong Rumah Sakit Bertaraf Internasional di Sumut, Tetap Layani Pasien BPJS

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 16:40 WIB

40134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin Rapat Koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk Pembangunan Rumah Sakit Internasional Provinsi Sumut di Ruang Kerja Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Kota Medan. Senin (18/5/2026).

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin Rapat Koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk Pembangunan Rumah Sakit Internasional Provinsi Sumut di Ruang Kerja Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Kota Medan. Senin (18/5/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong percepatan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di Sumatera Utara yang tetap dapat melayani peserta BPJS Kesehatan.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta jajaran direksi Rumah Sakit Haji Medan di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin, 18 Mei 2026.

Dalam rapat tersebut, Bobby Nasution menekankan pentingnya menghadirkan layanan kesehatan modern dengan fasilitas memadai, sumber daya manusia kompeten, serta pelayanan maksimal bagi masyarakat.

Ia juga menginginkan rumah sakit yang direncanakan berdiri di Kota Medan itu memiliki standar pelayanan dan kenyamanan setara fasilitas kesehatan internasional.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Faisal Hasrimy, menjelaskan pembangunan rumah sakit akan menggunakan pola kerja sama operasional (KSO) antara pemerintah dan pihak swasta.

Menurut Faisal, skema tersebut dinilai lebih efektif untuk mempercepat operasional rumah sakit sekaligus memperkuat pengelolaan layanan kesehatan.

“Melalui sistem KSO, operasional rumah sakit dapat berjalan lebih cepat, risiko pengelolaan SDM dan manajemen lebih terukur, sementara aset tetap menjadi milik pemerintah daerah,” ujar Faisal.

Ia mengatakan proyek tersebut melibatkan sejumlah pihak, yakni PT Dirga Surya, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara, RS Haji Medan, RS Mitra (RS An-Nisa), dan Bank Sumut.

Dalam skema kerja sama itu, PT Dirga Surya bertugas menyediakan aset, RS Mitra mengelola layanan operasional rumah sakit, sedangkan RS Haji Medan bertanggung jawab terhadap pengawasan mutu layanan dan tata kelola rumah sakit.

“Rumah sakit ini dirancang untuk memberikan layanan kesehatan terpadu dan berkualitas tinggi bagi masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan,” katanya.

Rumah sakit tersebut direncanakan dibangun setinggi enam lantai dengan kapasitas 250 tempat tidur dan dilengkapi fasilitas kesehatan modern serta tenaga medis profesional.

Lokasi pembangunan disebut berada di pusat Kota Medan dan berdekatan dengan dua rumah sakit bertaraf internasional lainnya yang saat ini belum melayani pasien BPJS Kesehatan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemprov Sumut dan pimpinan perusahaan mitra, di antaranya Kepala Biro Perekonomian Setda Provsu Poppy Marulita Hutagalung, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Pelaksana Harian Bapperida Sumut Effendi Pohan, Direktur Utama RS Haji Medan Yulinda Elvi Nasution, Komisaris Utama Bank Sumut Firsal Ferial Mutyara, serta Direktur Utama PT Dirga Surya Ari Wibowo. (AP/red)

Berita Terkait

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo
Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat
Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba
Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi
Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan
Belacan Khas Asahan Ditargetkan Tembus Pasar Thailand, Pemkab Siapkan Dukungan untuk UMKM
Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana
Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Siapkan Modal Usaha bagi 50 Warga

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:37 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 23:32 WIB

Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 22:35 WIB

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Kamis, 3 September 2026 - 21:00 WIB

Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Siapkan Modal Usaha bagi 50 Warga

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Wabup Simalungun Minta Pasar Lokal Dilibatkan dalam Rantai Pasok Program MBG

Berita Terbaru