Pemko Pematangsiantar Raih WTP dari BPK Lima Kali Berturut-turut

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

40155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Pematangsiantar kembali meraih opini WTP dari BPK RI atas LKPD 2025 dan mempertahankan capaian lima tahun berturut-turut.

Pemko Pematangsiantar kembali meraih opini WTP dari BPK RI atas LKPD 2025 dan mempertahankan capaian lima tahun berturut-turut.

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera Utara.

Capaian tersebut menjadi raihan kelima secara berturut-turut bagi Pemko Pematangsiantar dalam pengelolaan keuangan daerah yang dinilai transparan dan akuntabel.

Penyerahan opini WTP berlangsung di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Medan, pada Jumat, 29 Mei 2026. Dokumen hasil pemeriksaan diserahkan langsung Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, S.E., M.Si., Ak., CA., CFrA., CPA (Aust)., CSFA., ACPA., GRCP., GRCA., ERMAP.

Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., menyampaikan apresiasi kepada tim BPK RI Perwakilan Sumatera Utara yang telah melakukan pemeriksaan terhadap LKPD Pemko Pematangsiantar selama kurang lebih 60 hari.

“Saya ucapkan ribuan terima kasih, kami dapat mempertahankan predikat tertinggi WTP. Ini adalah pengakuan atas transparansi dan akuntabilitas keuangan,” ujar Wesly Silalahi.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan tim pemeriksa BPK.

Ia juga menegaskan opini WTP menjadi motivasi bagi Pemko Pematangsiantar untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam kesempatan itu, Paula Henry Simatupang menjelaskan opini WTP diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap penyajian laporan keuangan yang dinilai telah sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

Menurut Paula, laporan keuangan Pemko Pematangsiantar dinilai telah disajikan secara wajar dalam seluruh aspek material, termasuk posisi keuangan per 31 Desember 2025, realisasi anggaran, perubahan saldo anggaran lebih, operasional, arus kas, dan perubahan ekuitas.

Ia juga mengapresiasi kerja sama Pemko Pematangsiantar selama proses pemeriksaan berlangsung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga, S.H., Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si., Asisten Administrasi Umum Dedy Tunasto Setiawan, S.H., M.H., Pelaksana Tugas Kepala BPKPD Alwi Lumbangaol, S.STP., beserta jajaran, serta Pelaksana Tugas Kepala Inspektorat Heryanto Siddik, S.STP., dan jajaran.

Sebelumnya, Pemko Pematangsiantar telah menyerahkan LKPD Unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada BPK RI Perwakilan Sumatera Utara pada Selasa, 31 Maret 2026.

Penyerahan dokumen dilakukan langsung Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi didampingi Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang dan diterima Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara Paula Henry Simatupang di Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Medan.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama lima tahun berturut-turut dinilai menjadi indikator konsistensi Pemko Pematangsiantar dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang bersih, efektif, dan bertanggung jawab.

 

Wartawan : Andrew Panjaitan-atapkota.

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru