Dr. H. Asfifuddin Terpilih Aklamasi Pimpin KUPI 2026–2030, Siap Wujudkan Program Nyata untuk Masyarakat

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:20 WIB

40295 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. H. Asfifuddin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KUPI periode 2026–2030. Kepengurusan baru diharapkan menghadirkan program nyata bagi masyarakat.

Dr. H. Asfifuddin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KUPI periode 2026–2030. Kepengurusan baru diharapkan menghadirkan program nyata bagi masyarakat.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Musyawarah Besar (MUBES) II Keluarga Ureung Pidie (KUPI) yang digelar di Aula Wisma PP TIM, Jakarta, pada Minggu (14/6/2026), menetapkan Dr. H. Asfifuddin, S.H., M.H. sebagai Ketua Umum KUPI periode 2026–2030 secara aklamasi.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Pleno II setelah seluruh peserta musyawarah menyatakan dukungan secara bulat. Selain menetapkan ketua umum, forum MUBES juga memberikan mandat kepada Dr. H. Asfifuddin sebagai formatur tunggal untuk menyusun struktur kepengurusan KUPI periode 2026–2030 dalam waktu paling lambat satu bulan.

Terpilihnya Dr. H. Asfifuddin diharapkan menjadi awal penguatan peran KUPI sebagai organisasi yang tidak hanya mempererat silaturahmi masyarakat Pidie, tetapi juga mampu menghadirkan program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Peserta MUBES menilai pengalaman Dr. H. Asfifuddin di bidang organisasi, akademik, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi modal penting untuk membawa KUPI menjadi organisasi yang lebih progresif, inklusif, dan adaptif terhadap berbagai tantangan sosial.

Dalam forum tersebut, sejumlah peserta juga menyampaikan harapan agar KUPI mampu menjadi wadah yang menghimpun potensi intelektual, profesional, tokoh masyarakat, serta generasi muda asal Pidie guna mendorong lahirnya berbagai program strategis.

Program yang diharapkan menjadi prioritas kepengurusan baru antara lain penguatan sektor pendidikan melalui pemberian beasiswa, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembinaan generasi muda, pengembangan sumber daya manusia, serta pelaksanaan kegiatan sosial yang berkelanjutan.

Salah satu pandangan yang mengemuka dalam MUBES menegaskan bahwa ukuran keberhasilan organisasi bukan semata dilihat dari jumlah anggotanya, melainkan dari sejauh mana organisasi mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Organisasi yang besar bukan diukur dari jumlah anggotanya, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. KUPI harus menjadi rumah pengabdian yang mampu menghadirkan solusi, membuka peluang, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Pidie.”

Di bawah kepemimpinan yang baru, KUPI juga diharapkan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, kalangan akademisi, serta berbagai elemen masyarakat guna memperluas dampak program organisasi.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung berbagai agenda pemberdayaan masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pendampingan pelaku usaha kecil, hingga pengembangan kapasitas generasi muda.

Terpilihnya Dr. H. Asfifuddin secara aklamasi mencerminkan tingginya kepercayaan peserta MUBES terhadap kepemimpinan yang mengedepankan persatuan, pengabdian, dan kebermanfaatan.

Momentum tersebut sekaligus menjadi titik awal transformasi KUPI untuk memperkuat perannya sebagai organisasi kemasyarakatan yang tidak hanya menjaga ikatan kekeluargaan warga Pidie, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah.

Dengan legitimasi penuh dari forum MUBES II, kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan program yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Pidie, baik di Aceh maupun di berbagai wilayah Indonesia.

 

Kontributor : M. Rifqi-atapkota.

Berita Terkait

Tingkatkan Kesiapsiagaan, PLN UP3 Pematangsiantar Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat
Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Hadirkan Cek Kesehatan hingga Sunat Massal
Dugaan Pemerasan Mengatasnamakan Wartawan, Ketua SMSI Samosir Minta Polisi Ungkap Fakta Secara Transparan
Satgas PRR Datangi Asahan, Pemkab Paparkan Kebutuhan Rehabilitasi Pascabencana
Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana
Prabowo Naik LRT Jakarta Bersama Warga, Ini Cerita Penyandang Disabilitas, Lansia, dan Pelajar
28 Menit dari Kelapa Gading ke Manggarai, Prabowo Jajal LRT Jakarta
Prabowo Minta Sanksi Karhutla Diperberat, Usulkan Istilah “Terorisme Ekologi”

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:39 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan, PLN UP3 Pematangsiantar Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Kamis, 17 September 2026 - 14:26 WIB

Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Hadirkan Cek Kesehatan hingga Sunat Massal

Kamis, 17 September 2026 - 10:16 WIB

Dugaan Pemerasan Mengatasnamakan Wartawan, Ketua SMSI Samosir Minta Polisi Ungkap Fakta Secara Transparan

Kamis, 17 September 2026 - 05:43 WIB

Satgas PRR Datangi Asahan, Pemkab Paparkan Kebutuhan Rehabilitasi Pascabencana

Kamis, 17 September 2026 - 01:35 WIB

Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana

Rabu, 16 September 2026 - 23:30 WIB

28 Menit dari Kelapa Gading ke Manggarai, Prabowo Jajal LRT Jakarta

Rabu, 16 September 2026 - 23:03 WIB

Prabowo Minta Sanksi Karhutla Diperberat, Usulkan Istilah “Terorisme Ekologi”

Rabu, 16 September 2026 - 22:42 WIB

KMP Virgo Transport 8 Kecelakaan, Prabowo Minta Investigasi dan Penanganan Keluarga Korban

Berita Terbaru